Berita Video

VIDEO: Masalah Sampah Lagi di Bekasi, Kali Jambe Tambun Penuh Plastik dan Styrofoam

Marsan (50) warga setempat mengungkapkan tumpukan sampah itu telah terjadi sekitar tiga bulan terakhir ini. Atau saat memasuki musim kemarau.

VIDEO: Masalah Sampah Lagi di Bekasi, Kali Jambe Tambun Penuh Plastik dan Styrofoam
Warta Kota
Tumpukan sampah di Kali Jambe, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 

Persoalan tumpukan sampah di Kabupaten Bekasi seolah tak pernah ada habisnya.

Setelah terjadi tumpukan sampah di Kali Pisang Batu, Kecamatan Tarumajaya pada awal 2019, kemudian belum lama juga di Kali Bahagia, Kecamatan Babelan pada Juli 2019.

Kini tumpukan sampah juga ada di Kali Jambe, Desa Mangunjaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Pengamatan Wartakota, tumpukan sampah itu terjadi di dekat jembatan penyebarangan.

Jembatan penyebrangan itu menghubungkan RT 04 RW 04 Mangunjaya, Tambun Selatan dengan Desa Karang Satria, Tambun Selatan.

Tumpukan sampah itu didominasi sampah plastik rumah tangga, sterofoam, botol plastik, dan lainnya.

Marsan (50) warga setempat mengungkapkan tumpukan sampah itu telah terjadi sekitar tiga bulan terakhir ini. Atau saat memasuki musim kemarau.

"Baru numpuk sekitar 2-3 bulanan ini dan baru terjadi tahun ini saya. Tahun sebelumnya tidak ada," ujar dia saat ditemui, Rabu (4/9/2019).

Atas tumpukan sampah itu, ia mengaku sangat terganggu. Selain mengeluarkan aroma tak sedam, juga membuat banyak nyamuk.

"Terganggulah, saya rumah engga jauh dari kali. Aromanya bau busuk bangat dan banyak nyamuk," ucap dia.

Ia membantah sampah-sampah ini dihasilkan oleh warga setempat. Akan tetapi sampah ini berasal dari perumahan.

"Ini bukan sampah warga sini, yang lewat lempar sampah ke kali aja saya engga lihat. Ini tuh sampah dari perumahan yang ada di ujung kali," jelas dia.

Hingga saat ini, belum ada tindakan dari pemerintah setempat dalam melakukan pembersihan sampah ini.

"Dari pemerintah belum ada, paling kita buat ngurangi tumpukan sampah warga suka dorong-dorong sampah pakai bambu biar nyalir engga tertahan disini," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved