Pilpres 2019

Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan ke Polda Metro, Terkait Pidato Ajakan Gagalkan Pelantikan Jokowi

Politisi Sri Bintang Pamungkas dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan menimbulkan rasa kebencian terkait video pidatonya.

Sri Bintang Pamungkas Dilaporkan ke Polda Metro, Terkait Pidato Ajakan Gagalkan Pelantikan Jokowi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ipong Hembing Putra melaporkan politisi Sri Bintang Pamungkas terkait pidato yang mengajak masyarakat menggagalkan pelantikan Presiden terpilih, Rabu (4/9/2019). 

Politisi Sri Bintang Pamungkas dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penghasutan dan menimbulkan rasa kebencian terkait video pidatonya.

Dalam pidatonya, Bintang mengajak menggagalkan pelantikan presiden terpilih Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Maruf Amin pada 20 Oktober mendatang.

Pelaporan dilakukan oleh organisasi Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) ke SPKT Polda Metro Jaya, Rabu (4/9/2019).

Dan tercatat dalam nomor LP/5572/IX/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus Polda Metro Jaya tertanggal 4 September 2019.

Ketua Umum Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ipong Hembing Putra mengatakan, pelaporan yang dilakukan pihaknya disertai atau melampirkan barang bukti rekaman video pidato Sri Bintang Pamungkas yang dianggap menghasut dan mengajak masyarakat menggagalkan pelantikan Presiden terpilih Jokowi.

 Pria Terus Diserang Burung Gagak Tiap Hari dalam Kurun 3 Tahun Meski Dia Menyelamatkan Seekor Burung

 Sosok Sebenarnya Murad Ismail, Gubernur Maluku Menyatakan Perang Menteri Susi: Kita Perang!

 HEBOH Mantan Kekasih Raffi Ahmad, Asha Shara Tak Berhijab Hingga Posting Curhatan di Instagram

 BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipularang, Enam Orang Dikabarkan Tewas

"Kami serahkan bukti berupa video saat SBP melakukan ajakan tersebut," katanya.

Menurut Ipong, pelaporan yang dilakukan pihaknya juga mewakili elemen masyarakat lainnya, yakni Gerakan Taruna Nusantara (Getar Nusa), Ikatan Persaudaraan Tionghoa Indonesia (IPTI) dan Solidaritas Indonesia Bersatu (SIB).

"Sebab pidato SBP sudah cukup meresahkan dengan menghasut dan memprovokasi masyarakat untuk berbuat inskonstitusional," katanya.

Menurut Ipong, dalam laporannya Sri Bintang Pamungkas dianggap telah melanggar Pasal 160 KUHP tentang penghasutann serta.Pasal 28 junto Pasal 45 UU ITE.

 MAYANGSARI Akhirnya Bongkar Momen Sakral yang Ditutupi Selama 19 Tahun Bersama Bambang Trihatmodjo

"Kami meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Irjen Gatot Edy Pramono untuk mengambil langkah tegas terhadap video ancaman dari SBP tersebut. Sebab pelantikan Presiden akan dilakukan 20 Oktober mendatang," katanya.

Sebab kata Ipong jika dibiarkan bukan tidak mungkin, Sri Bintang Pamungkas akan lebih gencar menghasut dan memprovokasi masyarakat untuk menggagalkan pelantikan Presiden terpilih.

"Dan ia bisa saja menggunakan segala cara untuk menggagalkan pelantikan itu," kata dia. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved