Breaking News:

Berita Video

VIDEO: Penjelasan Angkasa Pura II Soal Jembatan Mirip Semanggi di Bandara Soetta

"Itu danau buatan, memang sengaja dibikin untuk menampung air. Jembatan Semanggi dibangun di atas danau karena konsepnya untuk menghubungkan semua jal

Angkasa Pura II
Jembatan mirip daun semanggi membentar antara Jalan Parimeter Utara dan Parimeter Selatan 

Danau buatan di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang akan dipersolek dengan dibangunnya Jembatan Semanggi. Di atas danau tersebut nantinya terbentang flyover yang mengoneksikan dari penjuru arah kawasan Bandara Soetta

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Plt VP of Corporate Communication PT Angkasa Pura II, Dewandono Prasetyo Nugroho. Ia menjelaskan pembangunan flyover ini terinspirasi dari Jembatan Semanggi yang ada di Jakarta.

"Filosofinya memang nanti jembatan layangnya seperti daun semanggi. Kalau di Jakarta itu kan satu daun, tapi di sini hanya dibangun setengah daun saja," ujar Pras saat berbincang santai dengan Warta Kota di Kantor PT Angkasa Pura II, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (3/9/2019).

Menurutnya saat ini proses pembangunan baru dikerjakan. Secara fisik mulai terlihat fondasi tiang - tiang jembatan berdiri di atas danau.

"Perkembangannya ini baru kami mulai. Bekerja sama dengan PT Wika dalam pembangunan itu.

Baru berkisar lebih dari 2 persen pengerjaannya," ucapnya.

Ia mengungkapkan alasannya mengapa Jembatan Semanggi ini dibangun di atas danau.

Dirinya mengkalaim dalam proses pembangunan ini tidak menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan di danau tersebut.

"Itu danau buatan, memang sengaja dibikin untuk menampung air. Jembatan Semanggi dibangun di atas danau karena konsepnya untuk menghubungkan semua jalur. Jadinya keseluruhan kawasan bandara dapat terkoneksi melalui flyover ini," kata Pras.

Seperti diketahui, danau tersebut berada di gerbang masuk area Bandara Soekarno Hatta.

Keberadaannya juga berada di dekat Jalan Perimeter Selatan.

"Jadinya kalau Jembatan Semanggi ini sudah jadi dari arah Jakarta dan Tangerang terhubung. Begitu pula dengan Jalan Perimeter Selatan serta Perimeter Utara. Ditambah dengan akses jalur baru yaitu Tol Kunciran Bandara," ungkapnya.

Pras menyebut dengan dibangunnya Jembatan Semanggi akan berdampak mengurangi kemacetan. Terlebih di waktu sibuk seperti pagi dan sore hari.

"Ditargetkan pada tahun 2020 pengerjaan Jembatan Semanggi ini rampung dan bisa dilintasi. Diharapkan dapat menekan angka kemacetan sampai 50 persen," paparnya. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved