Film

Trik Sutradara Alwi Biar Hasil Film Tak Serupa Memakai Objek Rumah untuk Bikin Film Horor Indonesia

Alwi Suryadi mengakui, selain ide cerita, soal kreatifitas dalam menciptakan sinematografi juga menjadi tantangan tersendiri.

Trik Sutradara Alwi Biar Hasil Film Tak Serupa Memakai Objek Rumah untuk Bikin Film Horor Indonesia
Luthfi Khairul Fikri
Bintang film Prilly Latuconsina diantara produser Manoj Punjabi dan Awi Suryadi, sutradara film 'Danur 3' di MD Pictures, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2019) sore. 

Film horor di Indonesia dianggap masih menyajikan cerita yang monoton.

Bahkan, untuk lokasi syutingnya pun terkadang mengambil lokasi yang sama, di sebuah rumah atau bangunan yang dianggap angker.

Sutradara film Danur 3: Sunyaruri, Alwi Suryadi mengakui, selain ide cerita, soal kreativitas dalam menciptakan sinematografi juga menjadi tantangan tersendiri bagi para film maker.

Termasuk pemilihan lokasi syuting, yang menurutnya, sangat penting dalam mendukung terciptanya film berkualitas.

"Kalau kita bicara film horor, memang nggak jauh-jauh dari soal pemilihan rumah. Horor kan lokasinya ngga jauh rumah lagi, rumah lagi," ungkap Alwi kepada Warta Kota di Grand Indonesia, Senin (2/9/2019).

Peminat Film Horor Sedang Lesu Membuat Alwi Suryadi Merasa Waswas Saat Danur 3 Tayang September Ini

Alwi mengungkapkan, sejumlah film horor yang tayang di bioskop bahkan menggunakan rumah yang sama untuk lokasi syuting.

Ia mencontohkan, rumah yang digunakan sebagai lokasi syuting film Danur 1 dan Danur 2, juga akhirnya digunakan dalam film lain sebagai lokasi syuting.

Bahkan, yang memalukan, sejumlah orang atau penonton mengetahui hal tersebut.

"Kan rumah Danur 1 aja udah dipakai di film lain. Danur 2 juga dipakai film lain. Jadi itu aja udah susah. Dengan banyaknya film horor, stok rumah (yang cocok jadi lokasi syuting) di Jakarta, Puncak dan Bandung sudah habis," sebut Alwi.

Alwi mengungkapkan pengalamanya ketika ia sempat kesulitan mencari rumah sebagai lokasi yang cocok untuk film horor Danur 3.

Demonstrasi Ratusan Pengemudi Gojek di Kedubes Malaysia Picu Kemacetan Parah di Kuningan

Namun, akhirnya ia dan kru menemukan rumah yang sama sekali belum pernah dijadikan lokasi syuting yakni di Jakarta, Semarang dan Payakumbuh Sumatera Barat.

"Tentu kita mencari rumah yang lebih ekstreem dari sebelumnya. Akhirnya kita ketemu rumah yang sangat perfect (memenuhi standar untuk syuting film horor) di Payakumbuh itu," katanya.

Menurutnya, ada standart yang diterapkan bagi rumah yang dianggap cocok jadi lokasi syuting film hantu. Terpenting, kata Alwi, agar film yang dihasilkan berbeda dengan film horor lainnya.

"Nah tantangannya itu. Bagaimana kita bikin film horor dengan lokasi syuting di sebuah rumah, tapi hasilnya bisa beda (tidak monoton)."

"Kita harus cari rumah yang gampang di-setting, layout rumah mendukung untuk blocking hantunya serta bagaimana memunculkan hantunya," ungkapnya.

Ratusan Gojek Geruduk Kedubes Malaysia karena Mereka Tersinggung Ucapan Pengusaha Taksi Shamsubahrin

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved