Berita Bekasi

TERBONGKAR! Banyak Toko Ilegal di Kota Bekasi Jual Obat Keras, Dinkes Akui Kurang Pengawasan

Polrestro Bekasi Kota merazia sejumlah toko obat ilegal. Hasilnya, dari enam toko obat ilegal itu didapatkan puluhan ribu butir obat keras.

TERBONGKAR! Banyak Toko Ilegal di Kota Bekasi Jual Obat Keras, Dinkes Akui Kurang Pengawasan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Polres Metro Bekasi Kota menyita ribuan butir obat keras hasil penggerebekan dari enam toko obat di wilayah Kota Bekasi, Selasa (2/9/2019). 

Polisi juga menyita uang tunai sebesar Rp 12.974.500, lima unit ponsel dan satu unit sepeda motor.

 BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

Dalam penggerebekan itu, Kepolisian juga menahan delapan orang tersangka baik seorang pemilik maupun pegawai.

Delapan tersangka diantaranya, Syahrullah (22), Irwani (24), Hibral Malasyi (27), Mulyadi (29), Muhamad Ridha (22), Rasyidin (26), Adlil Ikhwana (30) dan Ali Mahari (21).

"Kami juga memburu empat tersangka lain, baik dari pemilik, sales obat atau suplier lainnya," jelas dia.

Eka menambahkan obat-obat itu biasa dijual atau dibeli oleh kalangan pelajar.

Obat itu biasa digunakan untuk obat pengurang rasa ngeri atau obat penanang.

 Amerika Serikat Akan Jatuh ke Jurang Resesi, Berikut 9 Sinyal Resesi Bakal Terjadi

"Tapi semua itu harus ada izin resmi dan resep dari dokter. Kalau ini mereka jual bebas kepada siapapun. Itu bentuk pelanggarannnya," paparnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal196 UU RI nomor 36 tahun 2009, Pasal 98 ayat (2) dan (3) UU RI nomor 36 tahun 2009, Pasal 197 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan ancaman hukuman penjara 10 dan 15 tahun serta denda Rp 1,5 miliar. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved