Berita Bekasi

TERBONGKAR! Banyak Toko Ilegal di Kota Bekasi Jual Obat Keras, Dinkes Akui Kurang Pengawasan

Polrestro Bekasi Kota merazia sejumlah toko obat ilegal. Hasilnya, dari enam toko obat ilegal itu didapatkan puluhan ribu butir obat keras.

TERBONGKAR! Banyak Toko Ilegal di Kota Bekasi Jual Obat Keras, Dinkes Akui Kurang Pengawasan
Warta Kota/Muhammad Azzam
Polres Metro Bekasi Kota menyita ribuan butir obat keras hasil penggerebekan dari enam toko obat di wilayah Kota Bekasi, Selasa (2/9/2019). 

Polres Metro Bekasi Kota melakukan razia sejumlah toko obat ilegal di wilayah Kota Bekasi. Hasilnya, dari enam toko obat ilegal itu didapatkan puluhan ribu butir obat keras.

Atas hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengaku kurang dalam melakukan pengawasan.

Pasalnya, pihaknya kekurangan pegawai untuk mengawasi peredaran obat ilegal di Kota Bekasi.

"Kami engga bisa awasi menyeluruh, maka dari itu kami minta masyarakat segera laporkan ke Dinkes dan Polisi hika temukan toko obat tak berizin," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Sumpono Brahma, Selasa (3/9/2019).

Sumpono menjelaskan dahulu untuk mengawasi toko obat ilegal, ada Unit Pelaksana Teknis Dinas Pengawasan Obat dan Makanan (UPTD POM). Namun, per 2012 ini sudah tidak ada lagi.

 BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipularang, Enam Orang Dikabarkan Tewas

 Kecelakaan Tol Cipularang, Sopir Dump Truk Sempat Keluhkan Rem Blong Sebelum Truk Terguling

 Ditanya Tak Pernah Mengaku, 6 Artis Ini Menikah dengan Selingkuhannya Sendiri

 DILAPORKAN Polisi, HOTMAN Beri Tanggapan dan Sindir Elza Syarief yang Masih Joget Usai Dilabrak NM

Sehingga saat ini pengawasan peredaran obat berada di Bidang Farmasi dan Alat Kesehatan (Farmalkes) berada di Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

"Tugas kita jadi tambah, padahal kita kan masih banyak tugas lainnya," ucap dia.

Ia menjelaskan ketika masih ada UPTD POM, instansi itu rutin melakukan pembinaan maupun pengecekan sarana kefarmasian serta produk obat dan makanan.

"Sekarang kita juga bekerja sama pengawai Puskesmas untuk mengawasi peredaran obat di wilayahnya," tuturnya.

Dinas Kesehatan menyebut semua kasus yang ditangani Polres juga hasil dari informasi yang diberikan Dinkes.

 SADIS, Kronologi Lengkap Ayah Bunuh Anak Kandung karena Rebutan Roti, Pisau Ditancapkan di Dada Kiri

 Diduga Dibunuh, Wanita Asal Surabaya Hilang Setelah Menikah dengan Pengusaha Jutawan Asal Australia

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved