Tampan dan Seorang Ustaz, Inilah Anggota Termuda DPRD Kota Depok yang Berusia 25 Tahun

Tampan dan Seorang Ustaz, Inilah Anggota Termuda DPRD Kota Depok yang Berusia 25 Tahun.

Tampan dan Seorang Ustaz, Inilah  Anggota Termuda DPRD Kota Depok yang Berusia 25 Tahun
Wartra Kota/Vini Rizki Amelia
Habib Syarif Gasim Husin Al Attas 

Dari 50 anggota DPRD Kota Depok yang berhasil menjabat anggota dewan periode 2019-2024, ada sosok menarik yakni Habib Syarif Gasim Husin Al Attas (25).

Habib menjadi anggota termuda yang sukses mendulang suara untuk menduduki jabatan legislatif di Kota Depok.

Sebagai kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib menuturkan dirinya bukanlah berasal dari keluarga politisi.

"Kebetulan di keluarga saya cuma saya yang terjun ke politik, background saya pendakwah," ujar Habib kepada Warta Kota seusai pelantikan di Ruang Paripurna, Gedung DPRD Kota Depok, Kota Kembang, Sukmajaya, Kota Depok, Selasa (3/9/2019).

Ayah satu orang anak ini mengaku, dirinya baru terjun ke politik sekitar delapan bulan lalu yang mendaratkan pilihannya kepada PKS sebagai kendaraannya menuju kursi DPRD Kota Depok.

Alasan ingin memerbaiki kondisi pendidikan khususnya pendidikan agama, Habib mantap maju sebagai wakil rakyat demi tercapainya tujuan diri.

"Saya punya beberapa majelis yang saya asuh, setiap kali mau adakan acara seperti tablig akbar, mohon maaf, itu perijinan agak sulit, nah saya mau merubah itu," kata Habib.

Pengalaman tak mengenakan tersebut dijadikan putra keempat dari lima bersaudara ini sebagai landasan dirinya maju sebagai wakil rakyat.

Terlebih murid mengaji dan rekan hingga keluarga mendukung dia untuk ikut menjadi kontestan pemilu lalu.

"Saya sukses berada di sini juga berkat dukungan murid-murid dan handai taulan untuk mengemban amanah ini," papar Habib.

Dengan tujuannya tersebut, lelaki yang juga kerap dipanggil Ustaz ini mengaku ingin berada di dalam Komisi empat atau Komisi D yang menangani soal kesejahteraan.

Pria kelahiran Depok, 17 Desember 1993 ini mengantongi ijazah SMA yang selepas itu bertolak ke Yaman untuk menjadi santri di sebuah pondok pesantren di Kota Tarim, Yaman.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved