Berita Tangerang

Penyandang Disabilitas Sukses Buka Kedai Kopi Tularkan Inspirasi ke Banyak Orang

Satu dari penggagas Kito Rato Wahyu Alistia mengaku bangga dapat berbagi pengalaman dalam menjalankan usahanya.

Penyandang Disabilitas Sukses Buka Kedai Kopi Tularkan Inspirasi ke Banyak Orang
Wartakotalive/Andika Panduwinata
Kedai kopi Kito Rato didirikan para penyandang disabilitas 

Setelah viral di media sosial kini tiga pemuda penyandang disabilitas pemilik kedai kopi Kito Rato di Serpong, Tangerang Selatan mendapatkan apresiasi dari perusahaan pioner retail modern di tanah air.

Trio Kito Rato tersebut, Wahyu Alistia (25), Saldi Rahman (23) dan Rendi Agustra (24) merasa bangga dapat diundang oleh Hero Group dalam rangka memeriahkan ulang tahunnya yang ke- 48.

Kegiatan yang diselenggarakan di Hero Emerald Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangsel ini, selain mengundang Kito Rato, Hero Group bekerja sama dengan Permata Bank juga mengundang penyandang disabilitas lainnya untuk mengenalkan mengenai literasi keuangan.

Keterbatasan Fisik Tidak Halangi 3 Pemuda Disabilitas Buka Kedai Kopi

Satu dari penggagas Kito Rato Wahyu Alistia mengaku bangga dapat berbagi pengalaman dalam menjalankan usahanya.

Dan bisa menginspirasi banyak orang walaupun memiliki keterbatasan fisik.

"Senang banget bisa diundang di acara ini, membantu mereka jadi tahu kita ini siapa. Dan, sekarang sekitar BSD mulai tahu kita, juga para penyandang disabilitas mulai merapat ke kita untuk sharing, nanya-nanya untuk menjadi referensi mereka bagaimana menyusun rencana membuka usaha. Beberapa teman kami yang disabilitas bahkan mulai menabung sebagai bekal usaha kedepannya," kata Wahyu, Selasa (3/9/2019).

Gendis Putri Sulung Bambang Trihatmojo Aktif di Organisasi Sosial Punya Kedai Kopi Jauh dari Glamor

Selama ini Wahyu dan kawan-kawan sering mendapat pandangan berbeda yang mengarah kepada kasihan ketika melihat kondisi keistimewaan mereka.

Kedai kopi Kito Rato didirikan para penyandang disabilitas
Kedai kopi Kito Rato didirikan para penyandang disabilitas (Wartakotalive/Andika Panduwinata)

Hal itu terasa tidak nyaman bagi mereka.

Membuka usaha sendiri adalah upaya dari Wahyu, Saldi dan Rendi untuk membuktikan pesan Kito Rato, bahwa sebagai manusia dengan segala kekurangannya memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk dapat menggapai impian.

"Kami memang berbeda, tetapi kita sama -sama memiliki hidup, sama-sama memiliki mimpi dan sama-sama memiliki tujuan," ucapnya.

Sementara itu CSR Manager Hero Group Arya Kusumo mengatakan, semangat tiga pemuda penyandang disabilitas patut dicontoh.

Kata Arya, pihaknya sengaja mengundang dan memberi apresiasi kepada penggagas Kito Rato untuk menunjukan kepada masyarakat bahwa dalam segala keterbatasan fisik, bisa menciptakan usaha.

"Kito Rato sangat inspiratif sekali, mereka mengingatkan temen-temen kita dan yang lain bahwa kita harus selalu bersyukur. mereka tidak berbeda, dan mereka bersemangat untuk berusaha," ungkap Arya

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved