Berita Jakarta

Pelindo II Bantah Adanya Larangan Untuk Beraktifitas di Kampung Bengek

Pelindo II Bantah Adanya Larangan Untuk Beraktifitas di Kampung Bengek, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Pelindo II Bantah Adanya Larangan Untuk Beraktifitas di Kampung Bengek
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Suasana aktivitas di Kampung Bengek, Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (29/8/2019). Timbunan sampah plastik telah memadati kawasan ini sejak lama karena kurangnya perhatian dari pemerintah setempat. 

Pelindo II Bantah Adanya Larangan Untuk Beraktifitas di Kampung Bengek, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Sehari sebelumnya petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara sempat dilarang untuk beraktifitas di Kampung Bengek. 

Bahkan, wartawan yang ingin meliput turut tak boleh masuk oleh petugas Pelindo II yang berjaga di Kampung Bengek.

Namun, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II atau IPC melalui General Manager IPC Cabang Pelabuhan Sunda Kelapa, Reini Delfianti membantah adanya larangan tersebut.

“Kami tidak pernah melarang aktivitas apapun disana,” ujar Reini dalam keterangannya, Selasa (3/9/2019).

 BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipularang, Enam Orang Dikabarkan Tewas

 Kecelakaan Tol Cipularang, Sopir Dump Truk Sempat Keluhkan Rem Blong Sebelum Truk Terguling

 Ditanya Tak Pernah Mengaku, 6 Artis Ini Menikah dengan Selingkuhannya Sendiri

 DILAPORKAN Polisi, HOTMAN Beri Tanggapan dan Sindir Elza Syarief yang Masih Joget Usai Dilabrak NM

Menurutnya, Pelindo II hanya saja ingin ada koordinasi dengan baik dengan pihak-pihak yang akan berkegiatan di lokasi itu.

"Manajemen IPC justru berharap ada koordinasi," jelas dia.

Lebih lanjut, Reini menuturkan pihaknya juga selalu melakukan pendataan rutin setiap dua bulan sekali.

"Saat ini tercatat sekitar 180 KK tinggal di sana. Jumlah ini berkurang jika dibandingkan pada waktu sebelumnya," tuturnya.

 SADIS, Kronologi Lengkap Ayah Bunuh Anak Kandung karena Rebutan Roti, Pisau Ditancapkan di Dada Kiri

 Diduga Dibunuh, Wanita Asal Surabaya Hilang Setelah Menikah dengan Pengusaha Jutawan Asal Australia

Seperti diketahui, penumpukan sampah masih terlihat di Kampung Bengek.

Halaman
12
Penulis: Luthfi Khairul Fikri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved