Pelayanan Publik

Dinkes Kota Bekasi akan Mencabut Izin Apotek Layani Obat Khusus Tanpa Resep Dokter

Mereka akan mencabut izin apotek atau toko obat yang melayani pembelian obat keras atau kategori G tanpa resep dokter.

Dinkes Kota Bekasi akan Mencabut Izin Apotek Layani Obat Khusus Tanpa Resep Dokter
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi pelayanan di apotek. 

Namun, per 2012 ini sudah tidak ada lagi.

Sehingga saat ini pengawasan peredaran obat berada di Bidang Farmasi dan Alat Kesehatan (Farmalkes) berada di Dinas Kesehatan Kota Bekasi.

"Tugas kita jadi tambah, padahal kita kan masih banyak tugas lainnya," ucap dia.

Ia menjelaskan ketika masih ada UPTD POM, instansi itu rutin melakukan pembinaan maupun pengecekan sarana kefarmasian serta produk obat dan makanan.

"Sekarang kita juga bekerja sama pengawai Puskesmas untuk mengawasi peredaran obat di wilayahnya," katanya.

Dinas Kesehatan menyebut sejumlah kasus yang ditangani Polres juga hasil dari informasi yang diberikan Dinkes.

Trik Sutradara Alwi Biar Hasil Film Tak Serupa Memakai Objek Rumah untuk Bikin Film Horor Indonesia

Pasalnya, Dinkes selalu menelusuri beberapa toko obat yang menjual obat-obatan secara bebas tanpa dilengkapi resep dokter.

"Kita akan terus tingkatkan kerjasama dengan Polres. Kita juga minta masyarakat aktif melaporkan," ungkap dia.

Sementara Rudi Hartono, bagian Farmakes Dinas Kesehatan Kota Bekasi, menambahkan ada sekitar 650 apotek di Kota Bekasi, yang telah memiliki izin dari Pemkot Bekasi.

Sementara untuk apotek tak berizin, ia belum mendeteksi kembali. Pasalnya, pihaknya kekurangan pegawai yang bisa mengawasai ke lapangan.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved