Berita Video
VIDEO: Begini Penampakan Kost Sleep Box Ala Jepang di Joharbaru
Hal ini dikarenakan kost yang ia huni menjadi perbincangan, padahal kost ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu.
Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ahmad Sabran
Sebuah indekost di kawasan Johar Baru, Jalan Rawa Selatan V, No. 14 Johar Baru, Jakarta Pusat menjadi perbincangan karena menerapkan konsep sleep box.
Harga yang di tawarkan jauh jangan murah dibandingkan dengan kost-kost lainnya.
Wartakotalive.com mencoba menelusuri keberadaan kostan itu, ketika tiba di sana tidak terlihat adanya papan yang menyebutkan bangunan tiga lantai dengan gerbang warna hitam merupakan sebuah kost-kostan.
Namun beberapa warga sekitar pun sudah memahami ketika calon penghuni kost menanyakan keberadaan kost-kost dengan tarif murah itu.
Salah seorang warga, Anton (34) mengatakan di wilayahnya hanya ada satu kost-kostan yang bertarif murah.
"Kalo yang murah ada di sini aja bang. Yang lain itu di atas Rp.800 ribu. Kalo ini yang saya tahu Rp. 50 ribu dia bisa harian," kata Anton, Senin (2/8/2019).
Anton mengaku jika, kost-kostan itu terbilang cukup ramai, hal ini dilatar belakangi dengan harga murah, sehingga banyak para calon pencari kost-kostan mencari tempat itu. Meski begitu, banyak penghuni yang hanya singah satu malam saja.
"Emang ramai. Tapi kebanyakan yang tinggal itu ngak lama. Jadi keluar masuk-keluar masuk, mas kalo mau saya anterian ke orangnya," kata Anto.
Saat itu Wartakotalive.com diajak bertemu dengan salah satu orang yang dipercaya untuk menerima para calon penghuni kost.
Ia mengaku bernama Sinchan. Awalnya dirinya sedikit menyeleksi siapa aja yang akan datang kost itu, hal itu ketika bertemu dengannya.
Hal ini dikarenakan kost yang ia huni menjadi perbincangan, padahal kost ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu.
"Mas dari mana dulu," kata Sinchan.
Namun, Wartakotalive.com menjelaskan kedatangnya untuk menyewa sebuah kamar, lalu ia mengajak untuk melihat kamar itu.
Saat masuk pertama kali, terlihat sebuah halaman parkiran motor yang berada di lantai dasar, kurang lebih berukuran 4 meter.
Beberapa kendaraan roda dua pun terlihat terpakir di lokasi itu. Saat berada di lokasi, terlihat beberapa pekerja tengah melakukan pengecatan pada dinding-dinding kost itu dengan cat warna hitam, aroma cat pun masih tercium jelas.
Tangga besi putar berwarna hitam, menjadi akses penghuni kost itu untuk menuju lantai perlantai, di lantai 2, sudah dapat terlihat tampilan ruangan sleep box yang diterapkan pada indekost ini.
Hanya saja Sinchan mengajak ke lantai 3.
Di lantai 3 terlihat terdapat ruangan berukuran 10 meter yang sudah rubah dengan sleep box dengan total 16 ruangan yang terbagi menjadi dua sisi, sisi kiri atas berjumlah 4 sleep box, sisi kira bawa 4 sleep box, begitu sebaliknya.
Di lorong itu juga terdapat satu buah AC sebagai pendingin ruangan.
Desain sleep box pada kost ini jauh berbeda dengan sleep box pada umumnya, dimana dindingnya terbuat dari material triplek, pintu sleep box juga dengan desain sliding (geser).
Didalamnya hanya terdapat satu buah kasur tanpa adanya peralatan lain, dan satu buah lampu sebagai penerangan kamar itu. Ukurannya kurang lebih 200x100 centimeter dengan tinggi 100 centimeter.
Ketika mencoba menjajal masuk ke dalam memang tidak begitu nyaman karena sempitnya ruangan.
Saat berada di dalam tidak begitu merasakan hawa panas, hanya saja aroma cat masih tercium, karena pemilik tengah melakukan pengecatan.
"Kalo yang di lantai 3 ini sisa dua saja mas. Kalo mau mending cepet di bayar, karena di sini sering penuh," katanya.
Selain ruangan, ada 3 kamar mandi dengan wc duduk yang dapat digunakan penghuni kost untuk mandi dan buang air.
Di kost ini juga telah di lengkapi dengan wifi, sehingga para penghuni kost dapat leluasa mengakses internet.
Tidak ada peraturan khusus untuk para penghuni kost, karena kost ini terbilang cukup bebas, bahkan dalam satu kamar bisa ditempati dua orang. Selain itu kost Sleep Box ini juga tidak menerapkan jam malam, sehingga para penghuni nantinya akan diberikan kunci gerbang.
Kunci gerbang berlaku hanya untuk penghuni kost yang menyewa minimal 1 bulan, sedangkan untuk penyewa harian tidak akan diberikan.
Tidak ada yang membedakan penghuni kost harian dengan bulanan, hanya saja tarif yang dibebankan berbeda.
Bagi penghuni kost bulanan dan memiliki kendaraan roda dua, mereka akan dibebankan biaya parkir Rp. 100 ribu perbulan.
Sedangkan untuk penghuni harian tidak ada pembebanan biaya apapun.
Sinchan mengaku penghuni kost sleep box banyak yang mengunakan secara harian dibandingkan hanya bulanan.
Kost ini memiliki dua tipe kamar yaitu tipe ekonomis, dan eksekutif, hanya saja yang membedakan dari tinggi ukuran sleep box.
Untuk tinggi 90 centimeter tipe ekonimis di hargai Rp. 300 ribu perbulan/orang. Untuk dua orang dihargai Rp. 500 ribu perbulan/2 orang.
Sedangkan harian Rp. 40 ribu/orang, untuk 2 orang Rp. 60 ribu/ 2 orang.
Sedangkan tinggi 100 centimeter tipe eksekutif di hargai Rp. 400 ribu perbulan/orang. Untuk dua orang dihargai Rp. 600 ribu perbulan.
Untuk harian Rp. 50 ribu perorang untuk dua orang Rp. 75 ribu.
"Kalo di sini mau ambil bisa bayar full dulu. Tapi kalo mau DP Rp. 50 ribus sebagai tanda jadi," kata Sincan. (JOS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sleep-box.jpg)