Kasus Asusila

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Sopir Angkot Nangis di Kantor Polisi

ADI (25), sopir angkot R11 jurusan Perum-Cikokol, tampak menutupi matanya dengan tangan yang terborgol di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin.

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Sopir Angkot Nangis di Kantor Polisi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Adi (25), tersangka pencabulan anak di bawah umur menutup wajahnya di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (2/9/2019). 

ADI (25), sopir angkutan kota (angkot) R11 jurusan Perum-Cikokol, tampak menutupi matanya dengan tangan yang terborgol di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (2/9/2019).

Di hadapan wartawan, ADI yang sudah mengenakan pakaian tahanan oranye terlihat sesungukan sambil terus menutupi matanya ketika sampai di ruangan press confrence.

Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya menerangkan, ADI merupakan pelaku pencabulan anak di bawah umur, CLRT (14), yang menjadi penumpang angkotnya pada hari Jumat, 30 Agustus 2019 lalu.

"Hari itu, korban naik angkot tersangka, di dalam angkot hanya ada korban dan tersangka, lalu tersangka mencoba merayu korban, kemudian mobil itu juga tidak sesuai rutenya, tersangka tidak menjawab ketika ditanya korban ke mana," ujar Aditya.

Tersangka ternyata membawa korban ke kontrakannya di daerah Perum 4, Kota Tangerang.

 BREAKING NEWS: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Tol Cipularang, Enam Orang Dikabarkan Tewas

 Ditanya Tak Pernah Mengaku, 6 Artis Ini Menikah dengan Selingkuhannya Sendiri

 SADIS, Kronologi Lengkap Ayah Bunuh Anak Kandung karena Rebutan Roti, Pisau Ditancapkan di Dada Kiri

 Diduga Dibunuh, Wanita Asal Surabaya Hilang Setelah Menikah dengan Pengusaha Jutawan Asal Australia

Di tempat itulah ADI menyetubuhi korban setelah terus merayunya.

Perubahan perilaku korban yang masih duduk di bangku SMP itu membuat pihak keluarga khawatir, akhirnya keluarga mengetahui penyebabnya dan segera membuat laporan ke Polsek Jatiuwung.

"Pelaku kami kenakan Pasal 81 dan 82 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, ancaman pidananya di atas 10 tahun," jelas Aditya.

Polisi kini masih menyelidiki lebih dalam apakah antara tersangka dan korban sudah saling kenal sebelumnya atau baru bertemu hari itu.

 Ibu Paksa dan Rekam Dua Putrinya Beradegan Panas, Lalu Dikirim ke Pacarnya Penyuka Anak Dibawah Umur

Pasalnya, ADI mengaku memiliki hubungan dengan korban yang masih di bawa umur itu. "Saya pacaran, belum lama (pacarannya)," aku ADI sambil terus merunduk.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved