Berita Bekasi

Sekda Ungkap Alasan Tertundanya Pencairan Honorarium Kemasyarakatan Kota Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi memastikan pencairan honorarium RT RW, Kader Posyandu/PKK, linmas dan keagamaan tertunda.

Sekda Ungkap Alasan Tertundanya Pencairan Honorarium Kemasyarakatan Kota Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati 

"Engga bisa kita tarik terlalu besar iuran warganya. Kalau ada kegiatan baru kami lakukan urunan lagi ke warga diluar iuran, kalau tidak ada kegiatan kita tidak mintai warga. Dan hasil pungutan itu kita gunakan untuk konsumsi kegiatan," kata Andi.

Andi mengaku, sangat terbantu dengan biaya yang didapat dari pemerintah daerah atas besarnya uang yang diterima setiap bulan.

Biasanya, uang itu dipakai untuk kepentingan kegiatan warga. Misalkan kegiatan kerja bakti, sampai kegiatan bulanan warga.

"Honor itu kan buat buat pribadi, tapi digunakan untuk kepentingan konsumsi setiap kegiatan yang berjalan," imbuhnya.

Untuk itu, kabar yang santer terdengar akan rencana honor RT/RW dihapus karena anggaran defisit, Andi sangat menyayangkannya.

 BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

Sebagai aparatur lingkungan, dirinya selalu berhadapan dengan sejumlah masalah di masyarakat.

"Kan selama ini yang berhadapan langsung dengan masyarakat yah RT dan RW, seharusnya mereka menghargai jerih payah kami semua," ujarnya.

Sejauh ini, Andi selalu menerima honor setiap bulan sebesar Rp 1,2 juta per bulan. Sedangkan, untuk RW diberikan honor Rp 1,5 juta per bulan. Setiap pencairan anggaran diberikan secara transfer langsung ke Ketua RT maupun RW.

Perlu diketahui, jumlah RT di Kota Bekasi sebanyak 6.724 RT, sedangkan untuk jumlah RW sebanyak 1.333 RW.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Sopandi Budiman mengatakan, wacana penghapusan honor RT dan RW masih dalam tahap pembahasan.

"Kita masih wacana, masih dalam pembahasan. Tahun ini masih ada dibayarkan kok tiap bulan, walaupun memang ada keterlambatan," paparnya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved