Berita Bekasi

Sekda Ungkap Alasan Tertundanya Pencairan Honorarium Kemasyarakatan Kota Bekasi

Pemerintah Kota Bekasi memastikan pencairan honorarium RT RW, Kader Posyandu/PKK, linmas dan keagamaan tertunda.

Sekda Ungkap Alasan Tertundanya Pencairan Honorarium Kemasyarakatan Kota Bekasi
Warta Kota/Muhammad Azzam
Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Reny Hendrawati 

"Sudah engga terima dari sekitar 4 bulanan, makanya kita bertanya-tanya ini ada apa. Padahal kita sudah tandatangan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ)," ujar Imam Ketua RT 02 RW 02, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, kepada Wartakota, Senin (2/9/2019).

Imam menuturkan apalagi jika benar honor RT RW sudah mulai dihapuskan, ia sangat menyesalkannya. Pertama dilakukan secara mendadak maupun tak ada pemberitahuan terlebih dahulu.

"Kita sudah tandatangan SPJ, malah engga dikirimkan honornya. Terus saat kampanye janji Pepen (Walikota) kan engga bakal dihapus malah mau dinaikkan," keluh dia.

Imam menyebut Honor RT/RW sangat penting buat kegiatan maupun pembangunan lingkungan diwilayah. Pasalnya, uang iuran yang ditarik dari warga tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan lingkungan.

Adapun warga ditarik iuran sebesar Rp 5.000 per bulan, sehingga total pihaknya hanya bisa mendapatkan Rp 1.300.000.

"Itu engga cukup, gaji dua hansip aja Rp 1,5 juta perbulan. Malah yang ada nombok, kalau ada uang honor itu kan bisa ditambah dari situ," ungkapnya yang telah jadi ketua RT selama 8 tahun.

Ia meminta agar Pemkot mempertimbangkan kembali soal penghapusan honor RT/RW tersebut. Jika itu dilakukan, maka berpotensi banyak yang malas untuk menjadi Ketua RT ataupun RW.

"Kalau seperti ini bisa pada engga mau jadi RT/RW," ucap dia.

Penyataan keberatan juga diutarakan oleh Andi, Ketua RT 01 RW 11, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.

Ia honor RT/RW jika sampai dihapuskan. Semua keperluang kesekretarian dan kegiatan lingkungan tidak bisa tercukupi jika hanya mengandalkan iuran warga.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved