Layanan Umum

Pemkot Jaksel Potong Kabel Jaringan Atas, PLN Beri Dukungan

Apabila ditemukan kabel utilitas ilegal, PLN lewat anak perusahaan, yakni PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) segera melakukan pemotongan.

Pemkot Jaksel Potong Kabel Jaringan Atas, PLN Beri Dukungan
Warta Kota/Adhy Kelana
Ilustrasi: Sambungan listrik di Jalan Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, nyaris roboh dan kabelnya menjuntai hampir mengenai pengendara yang melintas. 

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) mendukung penertiban kabel jaringan atas semrawut yang dilakukan oleh Pemerintah Kotamadya Jakarta Selatan di kawasan Pela Mampang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2019).

Pasalnya, bukan hanya sangat berbahaya, kabel utilitas ilegal turut merusak penataan kota.

Hal tersebut disampaikan oleh Senior Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), Tris Yanuarsyah.

Menurutnya, PLN telah berperan aktif dalam penertiban kabel utilitas ilegal, baik melibatkan masyarakat lewat aplikasi QLUE hingga patroli wilayah.

Peluang Bisnis dari PLN, Syarat Membuka Bisnis Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

PT PLN Menawarkan Kepemilikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum

Sehingga apabila ditemukan adanya keberadaan kabel utilitas ilegal, pihaknya lewat anak perusahaan, yakni PT Indonesia Comnets Plus (ICON+) segera melakukan pemotongan.

Beberapa kasus yang sering ditemukan adalah adanya perangkat atau kabel jaringan telekomunikasi yang dipasang pada tiang listrik milik PLN tanpa persetujuan PLN, ICON+ maupun Pemprov DKI Jakarta.

Perangkat dan kabel jaringan tersebut dipasang sembarangan tanpa memperhitungkan parameter keamanan dan keselamatan serta perhitungan beban pada kemampuan Tiang Listrik.

Misalnya kabel telekomunikasi, kabel TV berbayar ilegal, kabel fiber optic ilegal dan lainnya.

Jakarta Muharram Festival Powered by PLN

Pameran Kendaraan Listrik, PLN Menjamin Pasokan Listrik

"PLN sendiri bekerjasama dengan pemerintah dan masyarakat lewat aplikasi qlue, sehingga apabila masyarakat menemukan adanya kabel semrawut bisa segera melapor untuk ditindak lanjuti," ungkap Tris.

"ICON+ selaku anak perusahaan PLN juga melakukan sweeping ke lokasi dan jika ditemukan kabel ilegal yang nebeng di tiang PLN akan langsung ditindak dengan pembongkaran," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved