Para Pengurus RT/RW di Kota Bekasi Keberatan dan Kecewa Jika Upah Bulanan Mereka Jadi Dihapus!

“Bukan diberhentikan tapi dievaluasi nanti disampaikan. Kan kalau engga ada uangnya tapi ada di APBD nya tetap saja engga bisa diselesaikan,”

Para Pengurus RT/RW di Kota Bekasi Keberatan dan Kecewa Jika Upah Bulanan Mereka Jadi Dihapus!
Warta Kota/Muhammad Azzam
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi turut hadir dalam pelantikan 50 Anggota DPRD Kota Bekasi pada Senin (26/8/2019). 

Para ketua RT/RW di Kota Bekasi kini resah. Pasalnya upah bulanan atau honor yang diterima mereka terancam dihapus dari perencanaan anggaran belanja pegawai tahun 2020 mendatang.

Bahkan sudah beberapa bulan ini, para RT dan RW di Kota Bekasi sudah tidak menerima honor dari Pemerintah Kota Bekasi.

“Sudah enggak terima dari empat bulana, makanya kita bertanya-tanya ini ada apa. Padahal kita sudah tandatangan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ),” ujar Imam Ketua RT 02 RW 02, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, kepada Warta Kota, Senin (2/9/2019).

Imam menuturkan jika benar honor RT RW mulai dihapuskan, ia sangat kecewa. Sebab dilakukan secara mendadak dan tidak ada pemberitahuan sama sekali.

“Kita sudah tandatangan SPJ, malah engga dikirimkan honornya. Terus saat kampanye janji Pepen (Walikota) kan engga bakal dihapus malah mau dinaikkan,” ucap Imam.

Ia menyebut honor RT/RW sangat penting buat kegiatan maupun pembangunan lingkungan di wilayahnya.

Pasalnya, uang iuran yang ditarik dari warga tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan lingkungan.

Adapun warga ditarik iuran sebesar Rp 5.000 per bulan, sehingga total pihaknya hanya bisa mendapatkan Rp 1.300.000.

“Itu engga cukup, gaji dua hansip aja Rp 1,5 juta per bulan. Malah yang ada nombok, kalau ada uang honor itu kan bisa ditambah dari situ,” ungkapnya yang telah jadi ketua RT selama 8 tahun.

Ia meminta agar Pemkot mempertimbangkan kembali soal penghapusan honor RT/RW tersebut. Jika itu dilakukan, maka berpotensi banyak yang malas untuk menjadi Ketua RT ataupun RW.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved