Pelayanan Publik

Kalangan RT dan RW Kecewa Tidak Menerima Honor Bulanan yang akan Dihapus di Tahun 2020

Pengakuan mereka, sudah beberapa bulan ini, para RT dan RW di Kota Bekasi sudah tidak menerima honor dari Pemerintah Kota Bekasi.

Kalangan RT dan RW Kecewa Tidak Menerima Honor Bulanan yang akan Dihapus di Tahun 2020
Warta Kota/Dwi Rizki
Ilustrasi. Tampak kalangan Ketua RT/RW dan Kader Jumantik bergembira dalam perjalanan menuju Ancol Taman Impian. 

Upah bulanan atau honor yang diterima aparatur RT dan RW di Kota Bekasi terancam dihapus dari perencanaan anggaran belanja pegawai tahun 2020 mendatang.

Bahkan, pengakuan mereka, sudah beberapa bulan ini, para RT dan RW di Kota Bekasi sudah tidak menerima honor dari Pemerintah Kota Bekasi.

"Sudah engga terima dari sekitar 4 bulanan, makanya kita bertanya-tanya ini ada apa."

"Padahal, kita sudah tandatangan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ)," ujar Imam Ketua RT 02 RW 02, Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu kepada Warta Kota, Senin (2/9/2019).

Imam menuturkan, jika benar honor RT dan RW sudah mulai dihapuskan, ia sangat menyesalkannya.

Pertama, dilakukan secara mendadak maupun tak ada pemberitahuan terlebih dulu.

"Kita sudah tandatangan SPJ, malah engga dikirimkan honornya. Terus saat kampanye janji Pepen (Walikota) kan engga bakal dihapus malah mau dinaikkan," keluh dia.

Imam menyebut Honor RT/RW sangat penting buat kegiatan maupun pembangunan lingkungan di wilayah.

Pasalnya, uang iuran yang ditarik dari warga tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan lingkungan.

Adapun warga ditarik iuran sebesar Rp 5.000 per bulan, sehingga total pihaknya hanya bisa mendapatkan Rp 1.300.000.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved