Breaking News:

Tewas Digigit Anjing

BREAKING NEWS: Pembantu Rumah Tangga Tewas Diterkam Anjing Majikannya

Seorang pembantu rumah tangga di Cilangkap, Jakarta Timur tewas diterkam anjing saat membukakan kandang bersama majikannya.

Daily Star
Anjing jenis alsatian atau gembala jerman yang banyak digunakan dalam kemiliteran. 

Peristiwa itu, kata Sabilul, terjadi pada Senin (12/8/2019) sore.

Sabilul menyampaikan, Titus mendapat informasi anjingnya ditembaki oleh terduga pelaku.

Titus kemudian meminta adik iparnya untuk memastikan kebenaran informasi itu.

 Sambil Menangis, Adik Megawati Minta Indonesia Kembali ke UUD 1945, Try Sutrisno Setuju

"Saat dicek, kondisi anjing sudah mati dan ditutupi kertas dan dedaunan," ujarnya.

Lanjut Sabilul, adik ipar pemilik anjing kemudian mendatangi rumah terduga pelaku.

Namun, kata Sabilul, terduga pelaku malah menodongkan senapan angin itu kepada adik ipar Titus.

 Wiranto Siapkan Bantahan Soal Pembentukan Pam Swakarsa yang Digugat Kivlan Zen

Tak berselang lama, Titus juga mendatangi kediaman terduga pelaku.

"Sempat ada cekcok antara pemilik anjing dan terduga pelaku, bahkan sempat ditengahi ketua RT setempat. Namun tidak ada hasil," beber Sabilul.

Sabilul menambahkan, petugas sudah mengamankan A.

 Anies Baswedan Persulit Pembayaran Pajak dan Mahalkan Tarif Parkir Kendaraan yang Belum Uji Emisi

Saat ini, pelaku diamankan di Mapolresta Tangerang untuk menjalani pemeriksaan.

Kepada polisi, terduga pelaku mengaku telah melakukan penembakan itu.

Ada pun motif penembakan adalah karena terduga pelaku kesal karena istri dan anak terduga pelaku terjatuh saat bersepeda.

 Kendaraan dari Luar DKI Juga Harus Bayar Tarif Parkir Lebih Mahal Jika Belum Uji Emisi

Saat itu, lanjut Sabilul, posisi anjing diikat di sebuah pohon.

"Istri dan anak terduga pelaku jatuh dari sepeda karena merasa anjing itu akan mengejarnya," ungkapnya.

Sabilul menegaskan, penanganan peristiwa itu bukan semata kekejaman terhadap hewan.

 Arief Poyuono Bilang Semua Pendukung Prabowo Terdaftar di Manifes, Tak Ada Penumpang Gelap

Melainkan yang lebih memprihatinkan, kata dia, adalah penggunaan senjata di luar kewenangan untuk unjuk kekuatan.

Serta, lanjutnya, untuk aspek keamanan masyarakat.

"Sudah ada perselisihan gara-gara penembakan itu."

 Disebut Mangkrak, Bus Hibah dari Kemenhub yang Diterima Pemkot Bekasi Ternyata Bodong

"Harus ditindaklanjuti agar masalah tidak melebar, misalnya justru senjata digunakan untuk menyerang sesama warga," papar Sabilul.

Sabilul juga memerintahkan jajarannya untuk melakukan razia senapan angin agar peristiwa seperti itu tidak terulang.

Sebelumnya, peristiwa penembakan anjing itu diunggah dalam sebuah postingan di akun instagram @anstlucia, Selasa (13/8/2019).

Dalam unggahan tersebut, sang pemilik akun menceritakan anjing tersebut ditembak di hadapan anak-anak yang sedang bermain di sekitar kompleks perumahan.

"Penembakan terjadi lagi ke anjing enggak bersalah di kompleks Perumahan Water Point @citraraya."

"Yang menembak memakai senjata angin, menembak brutal ini anjing berkali-kali di depan anak-anak yang lagi bermain di situ," tulis unggahan itu.

 Ini Dua Rute Baru Bus Trans Patriot Bekasi Mulai 22 Agustus 2019

Anak-anak yang menyaksikan peristiwa penembakan tersebut pun mengalami trauma.

Terduga pelaku penembakan diduga merupakan warga yang tinggal di perumahan tersebut.

"Anak-anak ini shock dan mereka nangis, trauma, padahal bapak yang menembak ini mempunyai anak."

 Briptu Hedar Ternyata Sedang Lakukan Ini Sebelum Gugur Ditembak KKB dari Belakang Saat Hendak Kabur

"Ketika didatangi rumahnya, dia mau membawa keluar senjatanya dan menodong saya, lalu dengan angkuhnya dia bilang dia yang menembak."

"Mediasi pun dilakukan, tidak ada iktikad baik dari pihak penembak untuk meminta maaf datang kepada kami."

"Pihak RT pun terkesan meremehkan masalah ini," tambah unggahan tersebut.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved