Catur Yuliana: Gelar Juara Ini Menjawab Pihak-pihak yang Ragu dengan Kemampuan Aku

Catur Yuliana menjawab keraguan dengan menjuarai turnamen Jakarta Squash Open 2019 kategori Open Putri.

Catur Yuliana: Gelar Juara Ini Menjawab Pihak-pihak yang Ragu dengan Kemampuan Aku
Warta Kota/Eko Priyono
Atlet skuas Indonesia asal DKI Jakarta, Catur Yuliana (kedua kanan) memeluk Ketua Pengprov PSI DKI Jakarta, Amalia Chrisna Damayanti (ketiga kanan) di Lapangan Skuas Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (29/8/2019). 

Kamis (29/8/2019) sekitar pukul 15.00 WIB, wajah atlet skuas Indonesia asal DKI Jakarta, Catur Yuliana, masih semringah. Namun tak sampai 15 menit kemudian, air matanya tumpah. Yuli, sapaan akrabnya, menangis.

Ia menangis sembari memeluk Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Skuas Indonesia (PSI) DKI Jakarta, Amalia Chrisna Damayanti dari atas podium. Yuli saat itu baru saja dinobatkan sebagai pemenang "Jakarta Squash Open 2019" kategori Open Putri.

Turnamen yang berlangsung  di Lapangan Skuas Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat itu berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (28-29/8/2019).

Saat berjalan ke podium, mata Yuli sebenarnya sudah terlihat berkaca-kaca. Tapi ia masih sempat tersenyum melihat kedua rekannya dikalungi medali perak dan perunggu oleh Amalia.

Dan saat gilirannya tiba untuk diberikan medali, Yuli tak kuasa menahan tangis. Ia membungkuk kemudian merangkul Amalia. Yuli kelihatan mengucapkan beberapa kata.

Amalia berusaha menenangkan atletnya dengan mengelus kepala Yuli. Pemandangan ini berlangsung sekitar dua menit. Seremonial pemberian hadiah pun rampung.

Atlet skuas Indonesia asal DKI Jakarta, Catur Yuliana (tengah) berada di podium juara, Kamis (29/8/2019).
Atlet skuas Indonesia asal DKI Jakarta, Catur Yuliana (tengah) berada di podium juara, Kamis (29/8/2019). (Warta Kota/Eko Priyono)

Kepada Warta Kota, Yuli mengaku bangga menjadi atlet putri nomor satu di "Jakarta Squash Open 2019".

Menurutnya, sukses itu menjawab keraguan banyak pihak. Atlet kelahiran Jakarta, 2 Juli 1993 tersebut merasa dirinya kerap dipandang sebelah mata.

Padahal ia berstatus atlet andalan Indonesia untuk merebut medali emas SEA Games 2019 mendatang.

"Ya aku bangga. Ini sekaligus membuktikan (kalau aku) masih terbaik di Indonesia (sektor putri). Ini juga pembuktian aku ke ketua (Amalia) karena sebelumnya ada omongan tidak yakin dengan kualitas aku. Aku enggak bisa bilang siapanya tapi intinya aku nggak mau mikirin itu terus, aku harus yakin dengan kemampuan diri sendiri, melihat ke depan," kata Yuli, yang merebut medali perunggu pada Asian Games 2018.

Atlet putri Indonesia proyeksi SEA Games 2019, Catur Yuliana.
Atlet putri Indonesia proyeksi SEA Games 2019, Catur Yuliana. (Warta Kota/Eko Priyono)
Halaman
1234
Editor: Eko Priyono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved