Rusuh Papua

UPDATE Papua: TNI Kerahkan Ratusan Personel Kostrad dan Marinir, Empat Napi Lapas Abepura Kabur

MENTERI Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyesalkan insiden dugaan perusakan Lapas Abepura di Jayapura, Papua, imbas kerusuhan massa, Kamis (29/8/2019).

Editor: Yaspen Martinus
Grafis Tribun-Video/ Alfin Wahyu
#prayforpapua atas tewasnya 31 pekerja pembangunan jembatan dan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12/2018). 

MENTERI Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyesalkan insiden dugaan perusakan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Abepura di Jayapura, Papua, imbas kerusuhan massa, Kamis (29/8/2019).

Akibat insiden itu, fasilitas lapas berupa dapur dan ruang tahanan rusak, serta empat narapidana kabur.

"Itu yang kita sesalkan, kami di Lapas Abepura juga ada sedikit insiden. Dapur dibakar, ada empat narapidana melarikan diri," ungkapnya di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Jumat (30/8/2019).

Fadli Zon Minta Jokowi Segera ke Papua, Ali Mochtar Ngabalin: Enggak Usah, Urus Aja DPR!

Ia pun meminta Kepala Kantor Wilayah Kemenhumkam di Papua dan Papua Barat, untuk tidak terprovokasi dan tetap tenang menghadapi situasi ini.

Serta, mengajak tokoh masyarakat setempat berdialog bersama.

"Saya sudah perintahkan Kakanwil Papua, Kakanwil Papua Barat, seluruh unit kerja yang ada di sana untuk terus siaga."

Dua Sertifikat Tanahnya di Solo Raib, Jokowi Minta Ganti Baru

"Menemui tokoh-tokoh masyarakat di sana untuk dapat merajut kembali bersama sebagai anak bangsa untuk membangun Papua, itu yang kita lakukan," tuturnya.

Sementara, sebanyak dua satuan setingkat kompi (SSK) atau sekira dua ratus personel TNI dari Yonif 501 Kostrad dan 129 personel dari Korps Marinir, dikerahkan ke Jayapura.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto mengatakan, para personel tersebut didatangkan untuk membantu aparat keamanan mengamankan kota tersebut pasca-kerusuhan.

Pria yang Ditemukan Tewas Terbakar di Dalam Mobil di Bekasi Bunuh Diri karena Sakit

Eko juga mengatakan, penugasan personel yang didatangkan secara bertahap sejak Kamis (29/8/2019) dan Jumat (30/8/2019) tersebut, bersifat sementara.

"Sebanyak Dua SSK Yonif 501 Kostrad dan 129 orang personel Marinir untuk sementara," kata Eko ketika dihubungi Tribunnews.com.

Eko mengatakan, hingga pukul 11.00 WIB, ia belum menerima laporan mengenai personel TNI yang terluka akibat kerusuhan di Jayapura pada Kamis (29/8/2019) kemarin.

Pemuda yang Dibunuh dan Dibakar Ibu Tiri Pernah Bikin Video Prank Minum Bensin

"Belum ada laporan yang menjadi korban aksi anarkis kemarin sampai dengan saat ini," jelas Eko.

Sebelumnya, Mabes Polri mengungkap kronologi unjuk rasa berujung kerusuhan di Jayapura, Papua, Kamis (29/8/2019).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved