Bunuh Diri

Bukan Tewas Terbakar, Halomoan Diduga Meninggal karena Kehabisan Oksigen

"Di lihat dari luka bakarnya masih bisa teridentifikasi secara fisik, luka bakarnya sebenarnya minimal walaupun semua kena."

Bukan Tewas Terbakar, Halomoan Diduga Meninggal karena Kehabisan Oksigen
Warta Kota/Muhammad Azzam
Jajaran Polres Metro Bekasi Kota menggelar konferensi pers kasus pria tewas terbakar di dalam mobil, di Bekasi, Jumat (30/8/2019). 

Seorang pria ditemukan tewas dalam mobil dengan kondisi terbakar di Rawalumbu, Kota Bekasi.

Namun, korban bernama Halomoan Panjaitan, diduga bukan tewas karena luka bakar.

Hal itu dinyatakan oleh Kepala Operasional Pelayanan Kedokteran Polri RS Polri Kramat Jati Kombes Edy Purnomo. Halomoan diduga tewas karena kehabisan oksigen.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, memang ditemukan luka bakar di sekujur tubuh korban.

Namun, Edy menyatakan bahwa luka bakar tersebut masih tergolong minim untuk bisa dikatakan penyebab seseorang tewas terbakar.

"Di lihat dari luka bakarnya masih bisa teridentifikasi secara fisik, luka bakarnya sebenarnya minimal walaupun semua kena," kata Edy di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (30/8/2019).

Ada Jelaga di Kerongkongan, Polisi Menduga Pria Tewas Terbakar di dalam Mobil karena Bunuh Diri

"Kemungkinan besar penyebab kematiannya adalah terhirup gas karena terbakar," katanya lagi.

Meski begitu, pihak rumah sakit masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian Halomoan.

Berdasarkan pemeriksaan awal juga tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Mungkin kehabisan oksigen karena kan mobilnya tertutup dan ada api. Sehingga oksigennya habis karena ada gas dari api. Dari hasil pemeriksaan fisik dan otopsi tidak ada tanda kekerasan," ujar Edy.

Halaman
12
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved