Berita Bekasi

Ada 2.200 Petambak dan Nelayan Muara Gembong Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina

Petambak dan nelayan di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi ikut terdampak tumpahan minyak Pertamina akibat kebocoran di sekitar anjungan Lepas Pantai.

Ada 2.200 Petambak dan Nelayan Muara Gembong Terdampak Tumpahan Minyak Pertamina
Warta Kota/Muhammad Azzam
Camat Muara Gembong, Junaefi mengatakan, pihak Pertamina telah berjanji akan mengganti rugi atas semua kerugian yang terjadi akibat tumpahan minyak tersebut. 

"Kalau awal-awal tiap hari ada ke pantai tumpahan minyak itu. Kalau sekarang sudah mulai jarang dan engga banyak," ucap dia.

Sebelumnya, akibat tumpahan minyak itu sejumlah ikan dan udang di tambak mati. Kemudian hasil tangkapan nelayan berkurang.

"Udang dan ikan milik petambak pada mati, hasil tangkapan ikan nelayan juga berkurang drastis. Atas itulah dasar mereka menuntut ganti rugi," tutur Junaefi.

Junaefi menambahkan proses pembersihan masih terus dilakukan oleh Petamina bersama TNI dan masyarakat.

Masyarakat atau nelayan juga yang ikut dalam proses pembersihan tumpahan minyak itu dibayar Rp 100.000 tiap harinya.

 VIDEO: Diduga Mesum di Rumah Bidan, Begini Kronologi Anggota Polisi Diarak Setelah Digerebek Warga

"Ada sebagian yang bisa melaut, ada juga yang engga dan pilih jadi tukang bersihkan tumpahan minyak itu buat menutupi kebutuhan sehari-hari," tanas Camat Junaefi.

Sementara Nur Ali salah satu nelayan Muara Gembong berharap agar tumpahan minyak benar-benar hilang.

Agar para nelayan bisa beraktifitas normal dan kembali mendapatkan ikan banyak.

"Semoga cepat hilang tumpahan minyak itu, biar ikannya banyak lagi. Terus ganti ruginya cepat dibayarkan ke kami," katanya.

Ia mengaku semenjak ada tumpahan minyak itu hasil tangkapannya menurun 90 persen.

 VIDEO : Riuh Tembakan Detik-Detik Penangkapan Pembunuhan Bayaran

"Tiap kali melaut, bisa mendapatkan 6-7 kilogram ikan, udang, hingga ranjungan. Sekarang ini jadi turun hanya 1 kilogram saja," ucap dia.

Tentunya kondisi itu, kata Nur Ali membuat para nelayan berkurang pendapatannya. (MAZ)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved