Breaking News:

Transportasi

2.000 Bus Listrik Ditargetkan Beroperasi Di Jabodetabek Tahun Depan

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan menargetkan sebanyak 41.000 bus listrik beroperasi dalam lima tahun, pada 2024

Warta Kota/Anggi Liana Putri
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat melakukan ujicoba bus listrik Transjakarta di halaman Balai Kota DKI, 29 April 2019. 

Uji coba itu masih akan terus berlangsung selama enam bulan.

Mulai 28 Agustus 2019, PT Transjakarta menguji coba bus listrik  di jalur Transjakarta. 

Namun, bus ini tidak mengangkut penumpang, melainkan berisi galon berisi air.

Direktur Utama Transjakarta Agung Wicaksono mengatakan, bus listrik yang dimiliki Transjakarta belum bisa  mengangkut penumpang di jalan raya karena perizinan belum sepenuhnya diberikan oleh pemerintah.

Belum Ada STNK, Bus Listrik Tidak Bisa Mengaspal di Ibu Kota

Selain Jakarta, Bus Listrik MAB Siap Layani Trayek Semarang-Yogyakarta, Usai Lebaran Produksi Massal

"Memang perpres sudah terbit, tetapi kita lihat peraturan di bawahnya masih disiapkan, sehingga nantinya Transjakarta punya plat kuning untuk bisa mengangkut penumpang . Sebagai ganti penumpang, saat ini kita lakukan pengujian secara teknis dibebani dengan galon air," ujar Agung, Kamis (29/8/2019), seperti dikutip Kontan.id.

Agung melanjutkan, bus tersebut diisi dengan galon air dengan berat maksimal 16 ton.

Bus listrik pun diuji selama 17 jam dengan kapasitas baterai awal tersedia sebesar 100%.

Agung mengatakan, setelah diuji selama 17 jam, baterai bus listrik tersebut masih memiliki daya yang tersedia sebear 46%.

Pengujian itu dilakukan untuk melihat dampaknya terhadap beban, penggunaan baterai, pengaruhnya pada pengemudi dan lainnya.

Agung menargetkan pihaknya akan bisa melakukan uji coba lebih banyak bus listrik di jalur Transjakarta.

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved