Ibu Kota Pindah

Ridwan Kamil Sebut Brasil Gagal dalam Pemindahan Ibu Kota, Padahal Itu yang Dicontoh Indonesia

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan pemerintah pusat fokus ke humanistik dalam mendesain ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Ridwan Kamil Sebut Brasil Gagal dalam Pemindahan Ibu Kota, Padahal Itu yang Dicontoh Indonesia
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia sengaja ke istana negara untuk memberi masukan soal calon Ibukota Baru 

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan pemerintah pusat fokus ke humanistik dalam mendesain ibu kota baru di Kalimantan Timur.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil, di sela pembahasan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia di Provinsi Jawa Barat dengan Presiden Joko Widodo, di Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Jangan mendesain ibu kota baru yang mayoritas untuk mobil, untuk bangunan, tapi kemanusiaan, humanistiknya tidak maksimal," ujar Ridwan Kamil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Dioperasikan Paling Lambat Desember 2019

Agar hal tersebut dapat tercapai, kata Kang Emil, sapaaan akrabnya, luas lahan ibu kota baru sebaiknya hanya 17 ribu hektare seperti Washington DC di Amerika Serikat, bukan 180 ribu hektare.

"Harus dikaji ulang, jangan sampai menghasilkan kota yang terlalu luas, berorientasi mobil lagi, karena di masa depan kota futuristik itu kota yang jalan kaki," ulasnya.

"Kantor, rumah, sekolah harus berdekatan. Kalau kepepet baru (naik) transportasi umum, terakhir baru mobil," sambung Kang Emil.

Fadli Zon Sebut Pemindahan Ibu Kota Baru Niat, Masih Jauh

Menurutnya, dalam sejarah perkotaan terkait perpindahan ibu kota negara, Washington DC merupakan yang terbaik.

Karena, pekerja dapat jalan kaki dari tempat tinggalnya, dan saat jam kantor berakhir pada pukul 17.00, kondisi di area tersebut masih ramai.

"Jangan sampai kejadian dengan ibu kota baru lain, malam hari sepi. Karena apa? Tidak ada tempat retail, orang juga rumahnya jauh-jauh."

Ditanya Penghasilan, Kapolda Sumsel Malah Tawarkan Pijat Refleksi Bisnis Istrinya

"Hidup di kota bukan hanya urusan kerja, tetapi percampuran kegiatan kemanusiaan harus ada," papar Kang Emil.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved