PT Angkasa Pura II Bangun Jembatan Aksesibilitas Baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta

Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada tahun depan memiliki jembatan baru yang menyerupai daun semanggi guna meningkatkan

PT Angkasa Pura II Bangun Jembatan Aksesibilitas Baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta - pt-angkasa-pura-ii-bangun-jembatan-aksesibilitas-baru-di-bandara-internasional-soekarno-hatta-1.jpg
Istimewa
TERINTEGRASI- Pembangunan jembatan baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang dipersiapkan untuk menjaga aksesibilitas dan lancar mengintegrasikan lalu lintas dari dan ke bandara, Jakarta, dan Tangerang. (*)
PT Angkasa Pura II Bangun Jembatan Aksesibilitas Baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta - pt-angkasa-pura-ii-bangun-jembatan-aksesibilitas-baru-di-bandara-internasional-soekarno-hatta-2.jpg
Istimewa
TERINTEGRASI- Pembangunan jembatan baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang dipersiapkan untuk menjaga aksesibilitas dan lancar mengintegrasikan lalu lintas dari dan ke bandara, Jakarta, dan Tangerang. (*)
PT Angkasa Pura II Bangun Jembatan Aksesibilitas Baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta - pt-angkasa-pura-ii-bangun-jembatan-aksesibilitas-baru-di-bandara-internasional-soekarno-hatta-3.jpg
Istimewa
TERINTEGRASI- Pembangunan jembatan baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang dipersiapkan untuk menjaga aksesibilitas dan lancar mengintegrasikan lalu lintas dari dan ke bandara, Jakarta, dan Tangerang. (*)
PT Angkasa Pura II Bangun Jembatan Aksesibilitas Baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta - pt-angkasa-pura-ii-bangun-jembatan-aksesibilitas-baru-di-bandara-internasional-soekarno-hatta-4.jpg
Istimewa
TERINTEGRASI- Pembangunan jembatan baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang dipersiapkan untuk menjaga aksesibilitas dan lancar mengintegrasikan lalu lintas dari dan ke bandara, Jakarta, dan Tangerang. (*)

WARTA KOTA,JAKARTA – Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang pada tahun depan memiliki jembatan baru yang menyerupai daun semanggi guna meningkatkan aksesibilitas dari dan ke bandara terbesar di Indonesia itu.

Jembatan baru itu tepatnya berbentuk setengah daun semanggi. Sementara, infrastruktur yang benar-benar mirip daun semanggi penuh adalah Jembatan Semanggi yang terletak di Jakarta, di persimpangan antara Jalan Sudirman dan Jalan MH Thamrin.

Di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, jembatan itu tengah dibangun tepat di depan pintu masuk serta menghubungkan dua jalan yang mengelilingi bandara yaitu Jalan Perimeter Utara dan Jalan Perimeter Selatan.

Adanya infrastruktur tersebut membuat lalu lintas kendaraan bermotor di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dan Jakarta menjadi terintegrasi.

Kendaraan bermotor pun memiliki sejumlah alternatif, baik dari Jalan Perimeter Utara langsung menuju Perimeter Selatan dan sebaliknya, atau dari Perimeter Utara/Perimeter Selatan menuju arah bandara/Jakarta.

Adapun saat ini jumlah pergerakan kendaraan bermotor dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta cukup tinggi, seiring dengan jumlah penumpang pesawat yang mencapai 60-70 juta penumpang per tahun.

Setiap bulannya, taksi di Bandara Soekarno-Hatta melayani hingga 200.000 perjalanan penumpang, dan bus mencapai sekitar 29.000 perjalanan.

Sementara itu, pergerakan kendaraan bermotor yang melintas pintu tol Sedyatmo dari dan ke bandara pada weekday dan weekend dapat mencapai 1.500 satuan mobil penumpang (smp)/jam pada jam sibuk.

Pergerakan di ruas jalan lain di bandara dan sekitarnya dapat lebih dari itu yakni berkisar 2.000-6.000 smp/jam.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, Bandara Soekarno-Hatta telah menjadi magnet pertumbuhan ekonomi sehingga aksesibilitas menjadi hal yang cukup penting.

“Cukup banyak aktivitas bisnis bermunculan di sekitar bandara seperti saat ini sudah ada sejumlah hotel dan wilayah perkantoran sehingga aksesibilitas menjadi hal yang penting agar operasional bandar juga tidak terganggu," katanya.

“Upaya kami untuk menjaga aksesibilitas tetap lancar adalah dengan membangun jembatan yang mengintegrasikan lalu lintas dari dan ke bandara, Jakarta dan Tangerang. Kami targetkan jembatan ini siap dioperasikan pada 2020,” tambah Muhammad Awaluddin.

Jembatan tersebut dibangun dengan 4 lajur dengan total terdapat 9 bagian pekerjaan yakni frontage utara, interchange utara, diagonal utara, clover utara, frontage selatan, interchange selatan, diagonal selatan, clover selatan, dan jembatan utama.

Keberadaan infrastruktur ini nantinya diharapkan juga dapat memberikan nilai tambah bagi kawasan sekitar bandara untuk mendorong lebih bergeliatnya aktivitas perekonomian. (*)

Editor: Andy Prayogo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved