Masih Rendah Warga DKI Gunakan Trotoar, Anies Nyatakan Jakarta Ramah bagi Pejalan Kaki

Masih Rendah Warga Gunakan Trotoar di DKI, Anies Nyatakan Trotoar di Jakarta Ramah bagi Pejalan Kaki

Masih Rendah Warga DKI Gunakan Trotoar, Anies Nyatakan Jakarta Ramah bagi Pejalan Kaki
KOMPAS.com/JIMMY RAMADHAN AZHARI
ILUSTRASI - Trotoar di Tanah Abang dijadikan lahan parkir oleh warga untuk pengunjung yang ingin berbelanja jelang Lebaran. 

Trotoar di DKI Jakarta tidak ramah pejalan kaki membuat minat warga rendah berjalan kaki.

Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, jumlah pejalan kaki di Jakarta paling sedikit dibandingkan dengan kota-kota besar lain di dunia.

Anies menyampaikan, salah satu alasannya karena trotoar di Jakarta tidak ramah pejalan kaki.

"Kita (Jakarta) dibandingkan kota-kota besar dunia lain, termasuk kota dengan penduduk yang jumlah jalan kakinya paling rendah," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (29/8/2019).

Warga ber-KTP DKI yang Tempati Lahan Milik Damkar Direlokasi Ke Rusun Pinus Elok

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membenahi trotoar di Jakarta.

Tujuannya untuk menjadikan Jakarta ramah bagi pejalan kaki.

"Yang harus dibangun adalah Jakarta sebagai kota yang ramah bagi pejalan kaki, Jakarta sebagai kota yang lebih banyak warganya mau berjalan kaki," kata Anies.

Sejumlah trotoar yang telah dibenahi atau direvitalisasi, lanjut Anies, akan multifungsi.

Pemkab Bekasi Hapus Denda PBB, Batas Waktu Pemutihan Denda Pajak Hingga Akhir Oktober

Dia mencontohkan trotoar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan FX Sudirman yang dijadikan lokasi pertunjukan seni.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merevitalisasi trotoar di 31 ruas jalan protokol, arteri, dan jalan penghubung yang dilayani atau terintegrasi transportasi umum.

Tujuannya agar pejalan kaki memiliki akses yang nyaman menuju transportasi umum.

Revitalisasi trotoar sepanjang 14 kilometer di 10 ruas jalan telah dimulai tahun ini. Progres pengerjaannya rata-rata 30-35 persen dan ditargetkan rampung akhir Desember.

Para pejalan kaki sedang berjalan di trotoar yang sudah rapi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2018).
Para pejalan kaki sedang berjalan di trotoar yang sudah rapi di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (1/8/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Otak Pembunuhan Ayah dan Anak , Ternyata Terlilit Utang Rp 7 Miliar, Cicilan Per Bulan Rp 200 Juta

Revitalisasi trotoar pada tahun ini memakan anggaran Rp 275 miliar.

Sementara pada 2020, Pemprov DKI akan merevitalisasi trotoar sepanjang 47 kilometer di 21 ruas jalan.

"Di 2020, kami merencanakan anggaran sekitar hampir Rp 1,1 triliun, itu karena agak banyak," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho, Selasa lalu.

Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved