Gaji Kecil, Guru SMA dan SMK Negeri di Bekasi Ingin Pindah dari Provinsi Jawa Barat

Sejumlah guru honor SMA dan SMK negeri Kota Bekasi ingin pindah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Hal itu disebabkan gaji yang mereka terima kecil.

Sejumlah guru honor SMA dan SMK Negeri Kota Bekasi ingin pindah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Hal itu disebabkan gaji yang mereka terima kecil.

Diketahui, kewenangan SMA dan SMK berada dibawah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sehingga kebijakan hingga honor guru merupakan kewenangan Pemprov Jabar.

Ketua Gabungan Tenaga Kontrak (GTK) Kota Bekasi, Lukhmanudin mengatakan setelah pengelolaan SMA dan SMK diambil alih oleh Pemprov Jabar upah yang diberikan menjadi lebih rendah dari pada upah yang diberikan Pemkot Bekasi.

"Saat masih bekerja di bawah Pemerintah Kota Bekasi honor yang saya terima sebesar Rp 2 juta per bulannya. Sekarang di Jabar ini paling dibawa itu," katanya Kamis (29/8/2019).

Untuk bagian staf TU, mendapatkan honor Rp 1,5 juta perbulan.

 Satu Anggota TNI Gugur, Simak Kronologi Kerusuhan Brutal di Kabupaten Deiyai Papua Diungkap TNI

 Ayah dan Anak Warga Lebak Bulus Meninggal Dahulu Lalu Dibakar Atau Sebaliknya? Ini Kata Polisi

 VIDEO : Riuh Tembakan Detik-Detik Penangkapan Pembunuhan Bayaran

Belum lagi, kata Lukman, kalau tidak masuk kerja langsung dipotong Rp 60 ribu per hari.

"Jadi kan hitungannya honor nya per hari Rp 60 ribu," ucap dia.

Untuk guru, diberikan honor Rp 75 ribu per hari. Dan dibatasi hanya 10 jam dalam satu bulan.

"Jadi sebulan itu gaji guru hanya Rp 750 ribu,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved