Teknologi

BSSN Menyelenggarakan CIIP-ID Summit 2019 untuk Meningkatkan Keamanan Siber dan Kepedulian Regulator

Era Revolusi Industri 4.0 telah membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan industri yang memanfaatan Teknologi Informasi (TI).

BSSN Menyelenggarakan CIIP-ID Summit 2019 untuk Meningkatkan Keamanan Siber dan Kepedulian Regulator
Istimewa
Era Revolusi Industri 4.0 telah membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan industri yang memanfaatan Teknologi Informasi (TI) seperti big data, sistem otomasi/Operational Technology (OT) pada sistem produksi, komputasi awan (cloud computing),yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 
Lewat penyelenggaraan  CIIP-ID Summit ID 2019 di Bali, BSSN mencoba menyosialisasikan prinsip dan teknis keamanan siber serta meningkatkan kepedulian regulator, pelaku industri/operator sektor Infrastruktur Kritikal Nasional (IKN), lembaga teknis dan akademisi, akan pentingnya penerapan keamanan siber. 
Dalam acara tersebut dilakukan beberapa rangkaian kegiatan meliputi  Expert Talk, Sharing Session, CISO Briefing, dan Cyber War Game yang  dihadiri oleh stakeholder keamanan siber sektor Pemerintah dan Infrastruktur Informasi Kritikal Nasional (IIKN) serta pakar dan praktisi keamanan siber dari dalam dan luar negeri.
Era Revolusi Industri 4.0 telah membawa pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan industri yang memanfaatan Teknologi Informasi (TI) seperti big data, sistem otomasi/Operational Technology (OT) pada sistem produksi, komputasi awan (cloud computing),yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam pembukaan simposium CIIP-ID Summit 2019, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan dalam perkembangan teknologi saat ini, tengah memasuki era revolusi industri 4.0, maka harus waspada terhadap munculnya berbagai ancaman siber ketika dunia menjadi semakin terhubung. 
“Di era ini memiliki empat pilar fungsional, yaitu big data, Internet of Things (IoT), internet of services, dan cyber security."
Kita dapat mengambil manfaat dari berkembangnya berbagai inovasi dalam era revolusi industri 4.0. Untuk itu perlunya perhatian serius mengingat risiko terkait keamanan siber sangat besar jika implementasi teknologi tidak dikelola dan diproteksi dengan baik,” ujar Hinsa Siburian dalam penyampaian keterangan secara tertulis, Kamis (29/8/2019).
Acara itu diselenggarakan di Ballroom Discovery Kartika Plaza Bali.
Selain mendorong percepatan pengesahan Rancangan  Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber, BSSN melakukan kolaborasi dan koordinasi antara pemerintah sebagai regulator dengan operator IKN sebagai pelaku industri, yang dirasa saat ini sangat diperlukan, terutama pada hal yang terkait pada pertukaran informasi mengenai tren ancaman dan best practice penanganan insiden/krisis siber.
Saat ini BSSN sedang melaksanakan beberapa program prioritas secara simultan, salah satunya adalah membangun National Security Operation Center (NSOC).
Keberadaan NSOC menjadi vital dalam upaya menjaga keamanan siber di level nasional.
NSOC akan memberikan manfaat yang optimal dengan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dalam rangka memproteksi sektor IKN. 
“Penyelenggaraan Critical Information Infrastructure Protection Indonesia Summit (CIIP-ID Summit) merupakan sebuah upaya membangun kolaborasi dan sinergi bagi semua pihak yang telah mengirimkan perwakilan atau delegasinya dalam event penting ini, untuk bersama-sama mewujudkan keamanan siber,”ujar Hinsa.
CIIP-ID Summit merupakan kegiatan tahunan yang telah diadakan sejak tahun 2016 di Bali dan melibatkan para pemangku kepentingan di bidang keamanan siber khususnya pada sektor Infrastruktur Kritis Nasional yang awalnya diselenggarakan oleh Kominfo  dan pada penyelenggaraan CIIP-ID ke empat di tahun ini sepenuhnya dilakukan oleh BSSN.  
Kegiatan  yang menggandeng PT Xynexis Internasional yang meng-organized acara bertujuan guna mempertemukan para pimpinan dan pengambil keputusan baik dari sektor private maupun pemerintah, serta memberikan kesempatan untuk membahas tantangan, berbagi pengalaman serta mempelajari best practice, terutama yang berkaitan dengan keamanan siber pada Infrastruktur Kritis Nasional.
Tema yang diusung pada CIIP-ID Summit Tahun 2019 ini adalah: Protecting Critical Infrastructure in the Digital Era: Building Indonesia’s Cyber Resilience.
“Rangkaian kegiatan dalam CIIP-ID 2019 ini di mulai dari Expert Talk, Sharing Session, CISO Briefing, dan Cyber War Game.
Semua akan lebih bermakna dan bermanfaat jika seluruh peserta dapat berpartisipasi, berkolaborasi dan berkontribusi melalui penyampaian gagasan, ide, pengalaman, best practise, dan strategi dalam hal pengamanan IKN,” kata Eva Noor, CEO PT Xynexis International dalam keterangan tertulis, saat di sela sela acara simposium, Rabu (28/8/2019).
Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved