Berita Jakarta

5.572 HP Ilegal Senilai Rp 6,6 Miliar Disita, 4 Penyelundupnya Dibekuk Polisi

Polisi membekuk 4 pelaku penyelundupan Handphone berbagai jenis dari luar negeri yang masuk ke Indonesia tanpa membayar pajak impor dan kepabeanan.

5.572 HP Ilegal Senilai Rp 6,6 Miliar Disita, 4 Penyelundupnya Dibekuk Polisi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Konpers Kapolda Metro Jaya soal penyelundupan ribuan HP asal China, Hongkong dan Singapura lewat Batam dan ke Jakarta. 

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membekuk empat pelaku penyelundupan Handphone (HP) berbagai jenis dari luar negeri yang masuk ke Indonesia tanpa membayar biaya pajak impor dan kepabeanan.

Dari tangan mereka disita sebanyak 5.572 HP berbagai jenis dan merek, senilai sekitar Rp 6,6 Miliar.

Empat pelaku yang dibekuk adalah FT alias AMG (40), AD (59), YC (36), dan JK alias TCK (29).

Keempatnya yang merupakan satu kelompok jaringan ini dibekuk dari 4 lokasi berbeda, yakni:

- di Ruko ITC Roxy Mas, Gambir Jakarta Pusat;

- di PT SMS di Jalan Terusan Bandengan Utara, Penjaringan, Jakarta Utara;

 Satu Anggota TNI Gugur, Simak Kronologi Kerusuhan Brutal di Kabupaten Deiyai Papua Diungkap TNI

 Ayah dan Anak Warga Lebak Bulus Meninggal Dahulu Lalu Dibakar Atau Sebaliknya? Ini Kata Polisi

 VIDEO : Riuh Tembakan Detik-Detik Penangkapan Pembunuhan Bayaran

- di Best International Trading di Perumahan Casa Jardin, Cengkareng, Jakarta Barat yang merupakan tempat operasional usaha dan dari Jalan Kota Baru, Gambir, Jakarta Pusat.

Mereka dibekuk pada Selasa (23/7/2019), Rabu (24/7/2019), dan Kamis (22/8/2019).

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan keempat pelaku menyelundupkan puluhan ribu handphone ke Jakarta, sekali beraksi dengan tanpa membayar pajak impor dan kepabeanan.

Handphone itu kata Gatot berasal dari China, Hongkong, dan Singapura.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved