16.500 Pelari dari Berbagai Negara Bakal Ramaikan Electric Jakarta Marathon 2019

Sebanyak 16.500 pelari dari berbagai negara bakal meramaikan Electric Jakarta Marathon di Gelora Bung Karno pada Minggu 27 Oktober 2019 mendatang.

16.500 Pelari dari Berbagai Negara Bakal Ramaikan Electric Jakarta Marathon 2019
Warta Kota/Gopis Simatupang
Konferensi pers persiapan perhelatan Electric Jakarta Marathon 2019 di Aryaduta Suites Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019). 

Sebanyak 16.500 pelari dari berbagai negara bakal meramaikan Electric Jakarta Marathon di Gelora Bung Karno pada Minggu 27 Oktober 2019 mendatang.

Electric Jakarta Marathon kembali akan digelar di Plaza Utara Gelora Bung Karno pada hari Minggu, 27 Oktober 2019 mendatang.

Gelaran Jakarta Marathon edisi ke-7 ini kembali akan didukung oleh PLN sebagai Title Sponsor dengan tajuk Energi Optimisme.

Seorang Peserta Ajang Lari Electric Jakarta Marathon Meninggal Dunia

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka menerangkan, setelah sebelumnya men-transformasi gelaran Jakarta Marathon menjadi Electric Jakarta Marathon di 2018, PLN kembali menjadi title sponsor dalam Electric Jakarta Marathon 2019.

Penyelenggaraan ini sekaligus dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) di 27 Oktober 2019.

Selain itu, kiprah PLN sejak 2018 lalu dalam ajang Marathon berskala International ini juga sebagai upaya mendorong masyarakat Indonesia menuju eco lifestyle dan menumbuhkembangkan sportourism Indonesia menjadi destinasi utama wisatawan mancanegara.

"Electric Jakarta Marathon 2019 diharapkan dapat menyebarkan semangat Energi Optimisme PLN khususnya di kota Jakarta agar dapat terus maju dan berkembang menjadi kota tujuan wisata yang aman dan nyaman untuk berolahraga," ujar Made dalam konferensi pers di Aryaduta Suites Semanggi, Jakarta Selatan, Kamis (29/8/2019).

Rina Tambunan, race director Electric Jakarta Marathon 2019, menerangkan, ajang lomba marathon terbesar di tanah air ini akan diikuti oleh 16.500 peserta dari berbagai belahan dunia.

Mengapa Pelari Maraton Paruh Baya Berlari Lebih Cepat dari Pelari Usia Duapuluhan?

Tercatat 1.377 peserta diantaranya berasal dari mancanegara, seperti Malasyia, India, Amerika Serikat, Perancis, Belanda, Italia, Korea Selatan, Singapura, dan Jepang.

"Sejak Jakarta Marathon mulai dihelat pada 2013 lalu, Jepang selalu menjadi penyumbang peserta asing terbanyak. Tahun ini, peserta ber-passport Jepang mencapai 507 pelari, meningkat sebanyak 80 pelari dari tahun sebelumnya yang hanya 427 peserta," ungkapnya.

Halaman
123
Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved