Breaking News:

Berita Video

VIDEO: 150 Rumah Semi Permanen di Semanan Hangus Terbakar

Kebakaran disebabkan korsleting ini mengakibatkan sebanyak kurang lebih 200 jika kehilangan tempat tinggal. Mereka banyakan diantaranya bekerja sebaga

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Ahmad Sabran
Warta Kota/Joko Supriyanto
Peristiwa kebakaran melanda sebuah pemukiman padat penduduk di Semanan, Jakarta Barat. 

Sebanyak 150 bangunan semi permanen hangus terbakar usai kebakaran hebat di Kp Bulak Semanan, Jalan Perum Taman Semanan Indah Blok. A 1 No. 31 RT 010/001, Jakarta Barat.

Kebakaran disebabkan korsleting ini mengakibatkan sebanyak kurang lebih 200 jika kehilangan tempat tinggal. Mereka banyakan diantaranya bekerja sebagai buruh.

Awal mula kebakaran terjadi pada salah satu rumah warga yang ditinggal mudik pemiliknya, bangunan semi permanen yang masyoritas berbahan dasar triplek ini membuat api cepat membesar hingga menjalar ke bangunan lain.

Proses pemadam pun mencapai lebih dari satu 2 jam karena sulitnya akses ke lokasi, dan sempitnya lokasi kebakaran. Selain itu kondisi angim yang begitu kencang membuat api semakin membesar.

Sehingga banyak diantara warga yang tak sempat menyelamatkan barang berharga mereka. Bahkan beberapa sisa bangkai motor pun terlihat jelas usai kebakaran berhasil di padamkan.

"Cepet tadi kejadiannya juga. Jadi banyak juga yang engak sempat untuk menyelamatkan barang-barang. Motor saya aja ngak sempat ke bawa," kata Wahyu salah seorang warga, Rabu (28/8/2019).

Meski kini rumah kontraknya itu ludes terbakar, ia pun mengaku akan tingal di lokasi pengungsian sementara waktu, sekaligus mencari lokasi kontrakan yang baru. Ia pun mengaku pasrah akan musibah yang terjadi ini.

Menurut Wahyu, banyak warga yang tinggal di kawasan itu merupakan kontrakan, mereka mengontrak tanah milik seseorang dengan pembayaran perbulan.

"Kalo di sini itu emang kebanyakan kontrakan. Makanya bangunanya gak ada yang permanen. Jadi kita sewa tempat, bangunan kita yang buat," kata Wahyu.

Sementara itu Ketua RW 01, Ikhsan mengatakan pasca peristiwa kebakaran ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendirikan tenda pengungsian, sekaligus melakukan pendataan.

"Sekarang kita lagi fokus pendataan dan mendirikan tenda pengungsian dulu. Jadi ini masih ada lahan kosong nanti lokasi pengungsianya di sini," ujarnya.

Menurutnya ada sebanyak 150 bangunan semi permanen yang terbakar dalam kebakaran itu, namun ia mengaku jumlah warga yanf terdampak di parkirakan mencapai 200 KK. Meski begitu pendataan masih dilakukan.

"Kami masih melakukan pendataan. Kurang lebih ada 200 KK," ucapnya. (JOS)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved