Minuman Keras

Razia di toko Kelontong, Polisi Sita 229 Botol Minuman Keras di Kota Bekasi

Razia miras dilakukan di tiga lokasi, pertama di toko kelontong di Jalan Hankam, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Gede.

Razia di toko Kelontong, Polisi Sita 229 Botol Minuman Keras di Kota Bekasi
Dokumentasi Humas Polres Metro Bekasi Kota
Polres Metro Bekasi Kota menyita minuman keras (miras) dari tiga toko kelontong hasil operasi di sejumlah wilayah di Kota Bekasi, Selasa (27/8/2019). 

Polres Metro Bekasi Kota menyita ratusan botol minuman keras (miras), dari operasi di sejumlah wilayah di Kota Bekasi.

Ratusan botol miras itu dirazia Selasa (27/8/2019) malam.

"Sebanyak 229 botol miras dari berbagai merek kita sita dari tiga lokasi dalam waktu semalam," ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari, Rabu (28/8/2019).

Erna Ruswing menuturkan, razia miras dilakukan di tiga lokasi, pertama di toko kelontong di Jalan Hankam, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Gede.

Razia kedua di toko kelontong di Jalan Bintara Raya, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.

Terakhir razia di toko kelontong Jalan Sultan Agung, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria.

Ambles Sejak Maret 2019, Jembatan Cipamingkis Kabupaten Bekasi Tak Kunjung Diperbaiki

Jenis miras yang disita, 36 botol Intisari dari toko kelontong di Pondok Gede, 102 botol miras berbagai merek dari toko kelontong di Bekasi Barat, serta 91 botol miras berbagai merek dari toko kelontong di Medan Satria.

"Semua itu berdasarkan informasi dari masyarakat atas keberadaan toko itu menjual miras tanpa izin," ucapnya.

Erna menuturkan, pelaku menyamarkan ketiga lokasi itu menjual miras tak berizin dengan berkedok sebagai toko kelontong.

"Kalau dulu kedoknya toko jamu, tapi sekarang mereka berkedok toko kelontong," katanya lagi.

Cara Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep Menghadapi Haters dan Berbeda Pendapat

Dari hasil razia itu, selain mengamankan barang bukti, polisi juga menangkap tiga orang pemilik toko berinisial TG (49), HPA (52) dan IT (46).

Ketiga tersangka itu telah dibawa ke Mapolrestro Bekasi Kota untuk proses pemeriksaan dan penyelidikan.

"Hasil sementara mereka tak jual miras oplosan. Tapi mereka jual miras tanpa izin," ucap Erna Ruswing.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved