Keluarga Menduga Hasbullah Dihabisi Oleh Teman Dekatnya Sendiri karena Dipicu Rasa Iri Hati

“Ada beberapa macam luka, ada luka karena dipukul, luka sayatan, namun sekali lagi itu hanya yang tampak di mata kami,” kata Azis.

Keluarga Menduga Hasbullah Dihabisi Oleh Teman Dekatnya Sendiri karena Dipicu Rasa Iri Hati
WARTA KOTA/VINI RIZKI AMELIA
Sesosok mayat ditemukan di kebun pisang dengan luka sayatan dan pukulan, di Grogol, Limo, Depok, Jawa Barat, Rabu (28/8/2019). 

Kasus penemuan mayat dengan korban bernama Hasbullah (35), pedagang ayam, di kebun pisang Jalan Bango, RT 03/03, Grogol, Limo, Kota Depok, Rabu (28/8), mulai menemui titik terang.

Semalam jenazah Hasbullah telah dimakamkan di TPU Kampung Grogol, Rangkapan Jaya, Depok.

Ali Sabana (45) alias Ali Banog, tetangga korban, mengatakan, berdasarkan informasi yang didapat dari keluarga, kemungkinan pelaku merupakan teman dekat Hasbullah.

“Teman satu kerjaan, dendam sudah lama, tapi memang masih proses pengembangan katanya,” ujar Ali Banog saat ditemui Wartakotalive.com di Jalan Mandor Basar, RT 001/01 Rangakapan Jaya, Grogol, Limo, Depok, Rabu (28/8/2019).

Ali menduga, kemungkinan motif pelaku melakukan aksi keji tersebut lantaran iri hati dalam pekerjaan.

“Pelaku iri karena korban ini dipercaya bosnya padahal masih baru (karyawan baru--red),” ucap Ali.

Sementara, Suharyadi, salah satu keluarga korban, menuturkan, Hasbullah merupakan karyawan yang biasa mengambil ayam di kawasan Sukabumi dan Bogor yan kemudian disalurkan ke para pedagang ayam kecil.

“Dari hasil ngedrop ayam itu biasanya dia (korban) mengantongi uang untuk disetorkan ke bosnya,” kata Suharyadi seraya menduga tewasnya Hasbullah karena persaingan bisnis ayam.

Dalam satu hari, dari hasil mengantar ayam potong, Hasbullah kerap mengantongi uang Rp 15 juta per hari.

“Dari hasil ngedropnya itu, biasanya bisa tiga kali keliling ke pedagang ayam lainnya,” papar Syafrudin, keponakan Hasbullah saat mendatangi tempat ditemukannya jenazah pamannya itu.

Halaman
123
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Dedy
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved