Seleksi Pimpinan KPK

Calon Pimpinan KPK Ini Pernah Dipanggil Jaksa Agung karena Usut Kasus Korupsi Petinggi Partai Nasdem

JAKSA Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Johanis Tanak ditanya apakah pernah mengalami intervensi politik selama bertugas.

TRIBUNNEWS/FRANSISKUS ADHIYUDA
Calon pimpinan Komisi Pemberatasan Korupsi (Capim KPK) Johanis Tanak, seusai ikut seleksi wawancara dan uji publik di Gedung Sesneg, Jakarta, Kamis (28/8/2019). 

JAKSA Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Johanis Tanak ditanya apakah pernah mengalami intervensi politik selama bertugas.

Hal itu ditanyakan oleh anggota panitia seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK) Al Araf, saat tes wawancara dan uji publik di Gedung Sesneg, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Johanis Tanak lantas mengungkapkan kisahnya saat menangani kasus korupsi mantan Gubernur Sulawesi Tengah Mayor Jenderal (Purn) Bandjela Paliudju.

Kemungkinan Tak Ada Kepala Daerah di Ibu Kota Negara Pengganti Jakarta, Ini Tujuannya

"Saya waktu itu Kepala Kejaksaan Tinggi di Sulawesi Tengah. Saya menangani perkara mantan Gubernur Sulawesi Tengah Mayor Jenderal (Purn) Bandjela Paliudju, putra daerah di Sulawesi Tengah."

"Saya melihat perkara tersebut cukup bukti memenuhi unsur pidana," kata Johanis Tanak Tanak.

Namun, kata Johanis Tanak, dirinya dipanggil oleh Jaksa Agung HM Prasetyo terkait perkara korupsi Bandjela Paliudju itu.

Ini Tiga Penyebab Aktivitas Gempa di Kalimantan Paling Rendah Sehingga Cocok Jadi Ibu Kota

"Dan saya menghadap Jaksa Agung, katakan 'kamu tahu siapa yang kamu periksa?' Saya bilang tahu."

"Dia adalah pelaku dugaan tindak pidana korupsi mantan Gubenur Mayor Jenderal Purn putra daerah, selain itu enggak ada lagi," ungkap Johanis Tanak menceritakan ulang peristiwa itu.

"Setelah itu beliau (Jaksa Agung) katakan dia adalah Ketua Dewan Penasihat NasDem Sulteng," tambahnya.

TOTAL Ada 20 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama di Tahun 2020, Ini Daftar Lengkapnya

Dalam kesempatan itu, lanjut Johanis Tanak, Jaksa Agung M Prasetyo meminta agar Bandjela Paliudju tidak ditahan.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved