Berita Video

VIDEO: Pelawak Komar Empat Sekawan Anggap Kasusnya ada Muatan Politik Balas Dendam

SKL S2 dan S3 itu diduga dipalsukan Komar dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), untuk didaftarkan menjadi Rektor UMUS.

VIDEO: Pelawak Komar Empat Sekawan Anggap Kasusnya ada Muatan Politik Balas Dendam
Warta Kota
Komedian Komar 

Pelawak senior Nurul Qomar alias Komar beberapa waktu lalu sempat tersandung masalah, terkait Surat Keterangan Lulus (SKL) S2 dan S3.

Komar dihadapkan sebuah masalah mengenai SKL yang digunakan saat mencalonkan diri menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, Jawa Tengah, tahun 2017 lalu.

SKL S2 dan S3 itu diduga dipalsukan Komar dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), untuk didaftarkan menjadi Rektor UMUS.

Pria berusia 59 tahun itu pun membeberkan kronologinya dengan singkat. Ia menilai bahwa dirinya dilaporkan, karena ada beberapa oknum yang tak senang dengannya.

"Awal 2017 Komar diminta menjadi rektor UMUS di Brebes. Saya dihubungi lewat telepon, saya diminta mendaftarkan diri menjadi rektor. Tapi, saat itu, saya sedang mengambil S2 dan S3 di UNJ dan belum selesai," kata Komar yang ditemui di Pesona Square Mall, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).

Pelawak Empat Sekawan itu menambahkan kalau dirinya sempat tidak ingin mencalonkan diri menjadi rektor di UMUS.

Tetapi, yang menghubunginya pun memaksa untuk mendaftarkan diri terlebih dahulu. Sehingga, Komar mencoba mendaftarkan diri menjadi rektor UMUS.

"Mindset pak haji, rektor itu doktor. Saya sedang tunggu sidang doktor pascasarjana UNJ. Kemudian yaudah Komar kesana dan bawa berkas," ucapnya.

Setelah mendaftarkan diri menjadi rektor, pria kelahiran Jakarta, 11 Maret 1960 tersebut kaget. Seminggu kemudian dirinya dilantik menjadi rektor tanpa verifikasi dan fit n propertes.

"Selama jadi rektor, saya naikan akreditasi UMUS dan beberapa hal lainnya yang memajukan UMUS. Sampai akhirnya saya dianggap rektor paling bagus oleh mahasiswa," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved