Pemekaran Wilayah

Rahmat Effendi Tantang Mahasiswa dan Akademisi Gelar Jajak Pendapat Wacana Bekasi Gabung Jakarta

WACANA Kota Bekasi gabung ke DKI Jakarta yang dilontarkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, marak menjadi perbincangan publik.

Rahmat Effendi Tantang Mahasiswa dan Akademisi Gelar Jajak Pendapat Wacana Bekasi Gabung Jakarta
Warta Kota/Muhammad Azzam
Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, pada Minggu. 

WACANA Kota Bekasi gabung ke DKI Jakarta yang dilontarkan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, marak menjadi perbincangan publik.

Apalagi, Rahmat Effendi tampak serius menjajaki wacana tersebut.

Oleh karenanya, sejumlah kalangan menyarankan Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan referendum atau jajak pendapat ke warga, apakah setuju dengan wacana tersebut.

Bukan Seperti Pindah Kontrakan, Politikus PAN Ini Sebut Pemindahan Ibu Kota Program Gagah-gagahan

Rahmat Effendi mengatakan, jajak pendapat tidak bisa dilakukan pemerintah, kaena perlu melibatkan berbagai instrumen lain di luar pemerintah.

"Masa pemerintah yang jajak pendapat? Harus ada instrumen dong."

"Ayo siapa instrumennya. Boleh mahasiswa, boleh akademisi, atau badan-badan lainnya," ujar Rahmat Effendi, Selasa (27/8/2019).

Ahok dan Djarot Hadiri Pelantikan Anggota DPRD DKI Periode 2019-2024, Mengaku Tidak Janjian

Politikus Partai Golkar itu juga mengaku belum melakukan kajian terkait wacana Kota Bekasi gabung ke DKI Jakarta.

Sebab, wacana ini sebetulnya muncul akibat wacana pembentukan Provinsi Bogor Raya.

"Ini gara-gara saat ditanya soal Bogor Raya, ya Bekasi mah lebih pilih DKI lah, karena tidak sesuai jika merujuk pada sudut pandang budaya masyarakat Bekasi."

Ini Daftar Nama 50 Anggota DPRD Kota Bekasi Periode 2019-2024

"Tapi malah jadi panjang ramai begini," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved