Normalisasi Waduk

Anies Baswedan Diminta Tunda Normalisasi Waduk Muara Angke, Ini Penyebabnya

Anies Baswedan Diminta Tunda Normalisasi Waduk Muara Angke, Ini Penyebabnya. Simak selengkapnya.

Anies Baswedan Diminta Tunda Normalisasi Waduk Muara Angke, Ini Penyebabnya
Warta Kota/Dwi Rizki
Normalisasi Waduk (ilustrasi) 

RENCANA normalisasi dan pelebaran waduk di Muara Angke, Jakarta Utara, mendapat tentangan dari warga. 

Unit Pengelola Pelabukan Perikanan Nusantara (UP3N) Pemprov DKI yang rencananya akan melakukan normalisasi tersebut. 

Salah satu bangunan yang akan terdampak normalisasi dan pelebaran waduk tersebut adalah gudang Garam milik Koperasi Mina Jaya sesuai dengan SK Gubernur Nomor 2263 Tahun 1984 tentang pengolahan fasilitas pengolahan hasil perikanan tradisional (PHPT) dalam kawasan proyek pengembangan pengelolaan lingkungan (PPL) Muara Angke.

 Ramai Dikunjungi Warga, Festival Waduk Setu Bakal Jadi Agenda Tahunan

Tak hanya itu, proyek pelebaran Waduk tersebut akan berimbas pada pemukiman warga sekitar.

Warga yang sebagian besar berprofesi nelayan itu kini terancam kehilangan mata pencahariannya, dalam hal ini pemukiman Nelayan Pengolahan Ikan Muara Angke. 

Merespon hal ini, Anggota Fraksi PAN DPRD DKI, Riano P Ahmad, meminta Pemda DKI Jakarta menunda dulu pelaksanaan proyek normalisasi dan pelebaran Waduk Muara Angke. 

Setidaknya, kata Riano, hingga warga dan masyarakat nelayan sekitar yang sudah puluhan tahun tinggal di sekitar Waduk mendapatkan solusi.

"Pada prinsipnya, kami (Fraksi PAN) mendukung program normalisasi yang dicanangkan Pemprov DKI. Hanya saja, sebelum eksekusi dilakukan, Pemprov juga harus memikirkan nasib masyarakat nelayan sekitar," kata Riano saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (27/8/2019).

 2024, Jalur Kereta dari Bogor Tembus Bandung

Karena itu, mantan Ketua Komisi A DPRD periode 2014-2019 ini meminta Pemprov menunda dulu eksekusi pelebaran Waduk, hingga nasib nelayan mendapat kepastian mata pencahariannya tidak ikut diberangus.

Apalagi, kata Riano, rencana normalisasi dan pelebaran Waduk itu belum tersosialisai secara merata kepada masyarakat yang akan terdampak.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved