Pelayanan Publik

Wali Kota Minta Warga Hemat Air sebagai Langkah untuk Antisipasi Kekeringan di Jakarta Barat

Pemprov DKI sudah meyiapkan saluran pengaduan khusus bagi warga yang ingin melaporkan masalah kekeringan air di wilayahnya.

Wali Kota Minta Warga Hemat Air sebagai Langkah untuk Antisipasi Kekeringan di Jakarta Barat
Warta Kota/Andika Panduwinata
Ilustrasi kekeringan yang mengakibatkan warga harus antre air bersih. 

Sebagai upaya untuk mengantispasi kekeringan akibat kemarau panjang yang terjadi di wilayah DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi menghimbau warganya untukhemat air.

Rustam menilai dengan menghemat air merupakan salah satu cara agar tidak terjadi pemborosan pengunaan air di saat musim kemarau.

"Kita himbau masyarakat yang pertama hemat-hematlah air, karena itu luar biasa bisa mengantispasi," kata Rustam, Senin (26/8/2019).

Selain itu pihaknya juga meminta perusahaan air bersih dapat mengantisipasi lokasi-lokasi yang terdampak kekeringan di Jakarta Barat, Meski pun ia mengaku saat ini, belum ada wilayahnya yang terdampak kekeringan.

"Yang pertama memang kita himbau Palyja harus antisipasi, karena yang sekarang saja masih ada masyarakat yang belum tersuplay air bersih dari PAM," katanya.

Menurut Rustam, ada beberapa wilayah di Jakarta Barat yang masih mengunakan air tanah, seperti kalideres tegal alur, Pegadungan, Kamal, Cengkareng Semanan, dan Meruya. Lokasi itulah yang nantinya perlu adanya antisipasi, meski jauh ini belum terdampak.

"Nah jaringan belum ada bagaimana caranya, nantinya di drop di depo-depo air yang akan dikembangkan oleh PAM ada kios kios air disana," ujarnya.

Tujuh Wilayah

Dilansir Wartakotalive.com pada berita sebelumnya, ada tujuh wilayah kecamatan di Jakarta yang terancam mengalami rawan kekeringan pada musim kemarau ini. Tujuh kecamatan itu terdapat di dua kota, yakni Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

Di Jakarta Barat, ancaman rawan kekeringan terdapat di tiga kecamatan, yakni Kalideres, Cengkareng, dan Kembangan.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved