Pelayanan Publik

Sutiyoso Menolak Wacana Terkait Keinginan Bekasi dan Depok untuk Bergabung dengan Jakarta

Sebelumnya, Kota Bekasi dan Kota Depok berniat untuk masuk sebagai wilayah DKI Jakarta.

Sutiyoso Menolak Wacana Terkait Keinginan Bekasi dan Depok untuk Bergabung dengan Jakarta
Istimewa
Sutiyoso, mantan Gubernur DKI Jakarta 

Sutiyoso alias Bang Yos menolak wacana pengganbungan sejumlah wilayah ke DKI Jakarta.

Sebelumnya, Kota Bekasi dan Kota Depok berniat untuk masuk sebagai wilayah DKI Jakarta.

Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso memberikan pandangan mengenai keinginan Kota Bekasi dan Kota Depok yang ingin bergabung ke Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur dua periode pada 1997-2007, sosok gubernur hasil pemilihan oleh DPRD DKI Jakarta ini, bahkan menyatakan, dia tidak setuju dengan penggabungan dua wilayah tersebut ke administrasi DKI Jakarta.

“Dulu itu aku sudah pikir panjang mengenai masalah ini dan konsepnya megapolitan dengan menghubungkan tata ruang, bukan administrasi,” kata pria yang akrab disapa Bang Yos pada Senin (26/8/2019).

Hal itu, dikatakan Bang Yos, saat menghadiri pelantikan 106 anggota DPRD periode 2019-2024 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat.

Bang Yos menilai, seharusnya kepala daerah Kota Bekasi dan Kota Depok menjalin koordinasi tata ruang dengan Ibu Kota.

Dengan demikian, segala sesuatu yang ada di Jakarta juga dirasakan oleh warga Kota Bekasi dan Depok. Salah satunya sistem transportasi seperti TransJakarta yang sudah terintegrasi dengan di daerah setempat.

“Jadi Bekasi dan Depok masih tetap masuk wilayah Jawa Barat, itu dari sisi administrasi tapi dari sisi penataan ruang kita tata bersama,” ujar Bang Yos.

Kata dia, keinginan Kota Bekasi dan Kota Depok ke Jakarta karena koordinasi selama ini tidak berjalan dengan baik. Menurut dia, selama ini kepala daerah di Kota Bekasi dan Kota Depok cenderung membuat kebijakan masing-masing tanpa menjalin koordinasi dengan Ibu Kota.

“Jadi selama ini jalan masing-masing dan koordinasi saja tidak jalan. Kalau menyatu seperti itu, Bodetabek itu hanya dapat racunnya, tapi akan mendapat madunya bila digabung dengan konsep megapolitan,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved