Transportasi

Reaktivasi Jalur Cianjur-Ciranjang, Kini Warga Bisa Menikmati Kereta lagi

Reaktivasi rute Cianjur-Ciranjang dilayani dengan Kereta Api Siliwangi, menempuh jarak 15 km dengan tarif hanya Rp 3.000 per penumpang sekali jalan.

Reaktivasi Jalur Cianjur-Ciranjang, Kini Warga Bisa Menikmati Kereta lagi
Warta Kota/Mohamad Yusuf
Penumpang memadati stasiun Ciranjang, Cianjur, Jawa Barat, Senin (26/8/2019) siang. 

"Mumpung ada kereta, saya ajak anak-anak, cucu, dan istri untuk jalan-jalan. Apalagi tiketnya cuma Rp 3.000," kata Usman yang membawa satu anak, dua cucu, dan sang istri.

Ia pun tidak lupa membawa bekal untuk dimakan di dalam kereta. Pasalnya, lama perjalanan Ciranjang-Sukabumi memakan waktu dua jam.

"Saya cuma ajak naik kereta aja. Nanti sampai Sukabumi langsung beli tiket lagi dan balik ke sini. Karena anak-anak senang naik keretanya. Makanya saya bawa bekal buat makan juga," kata Usman yang sehari-hari bertani itu.

Menurut Usman dengan hadirnya kereta api tersebut, menjadi sebuah hiburan bagi keluarganya bahkan warga sekitar. Dimana jalur tersebut sebelumnya telah ada namun telah dinonaktifkan.

"Dulu cuma ada rel sama stasiunnya aja. Anak-anak nggak pernah naik kereta api. Makanya sekarang sudah ada kereta apinya, langsung saya ajak anak-anak," katanya.

Hal senada dikatakan oleh Sirojudin (62), warga Bandung. Dengan reaktivasi jalur Cianjur-Ciranjang, sangat membantu mobilitasnya.

Dimana ia kerap pergi pulang Gandasoli-Bandung.

"Saya sering pergi dari Bandung-Gandasoli karena nengok cucu, setiap seminggu sekali. Makanya adanya kereta ini sangat terbantu," kata bapak tiga anak satu cucu itu.

Apalagi jika dibandingkan dengan menggunakan bus. Bisa memakan waktu perjalanan lebih lama.

"Naik bus bisa empat sampai enam jam. Kalau naik kereta cuma dua jam," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved