Ibu Kota Pindah

Kemungkinan Tak Ada Kepala Daerah di Ibu Kota Negara Pengganti Jakarta, Ini Tujuannya

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut kemungkinan tak ada kepala daerah di Ibu Kota baru.

Kemungkinan Tak Ada Kepala Daerah di Ibu Kota Negara Pengganti Jakarta, Ini Tujuannya
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Pelaksana tugas Dirjen (Plt) Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik 

Sebab, berdasarkan pengalaman Kemendagri, politik lokal kerap mencampuri kebijakan yang diambil pemerintah pusat.

"Kami sarankan lokasi Ibu Kota adalah tempat yang betul-betul tenang dan tidak berwarnai dengan hiruk-pikuk politik lokal," paparnya.

Ini Rencana Usulan Kenaikan Iuran Peserta BPJS Kesehatan, Kelas Tiga Jadi Rp 42 Ribu

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengungkapkan, berdasarkan pembahasan awal, tak bakal ada pemilihan kepala daerah (pilkada) di ibu kota negara baru pengganti DKI Jakarta.

Alhasil, ibu kota baru itu tak akan dipimpin oleh kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota.

"Setahu saya enggak ada (penyelenggaraan pilkada)," tegas Tjahjo Kumolo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (12/8/2019).

 Jet Commerce Lebarkan Sayap Bisnis ke China dan Filipina

Tjahjo Kumolo mengaku sejauh ini dirinya terus mengikuti rapat persiapan pemindahan ibu kota yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Menurut dia, secara prinsip ibu kota baru nanti bukan merupakan daerah otonomi baru.

Dia juga berujar, ‎ibu kota baru kemungkinan menjadi wilayah administratif sendiri, seperti Putrajaya yang menjadi pusat administrasi Malaysia.

 Kementerian Koperasi dan UKM Gagas Pojok KitaKita, Diskusi Perdana Bahas Wanginya Bisnis Kopi

"Ya (menjadi wilayah) khusus, ya kayak Putrajaya lah di Malaysia," ujarnya.

Disinggung status Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) yang melekat pada Jakarta akan hilang setelah ada ibu kota negara yang baru, Tjahjo Kumolo mengatakan hal itu menunggu penjelasan dari Bappenas.

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved