Breaking News:

Artis

Tina Toon: Pin Emas DPRD DKI Hanya Simbolis Harus Dikaji Ulang

"Ini kan ibaratnya kami dilantik menjadi wakil rakyat, sehingga perlu dikaji tuh apakah itu penting."

Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Tina Toon 

“Kalau ada yang mau mengembalikan hak dari pin emas, sekalian aja jangan ngambil pin, jangan ngambil gaji dan kerja bakti silakan," katanya.

"Tapi kalau kami mendapatkan hak, maka kami berkewajiban melaksanakan tugas yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  DKI Jakarta menganggarkan dana sekitar Rp 1,3 miliar untuk pembelian pin emas berkadar 22 karat.

Emas seberat 5 gram dibeli untuk 132 orang dengan anggaran Rp 552.703.800 dan emas seberat 7 gram untuk 133 orang dengan anggaran Rp 779.647.330.

Ayu Azhari Lestarikan Budaya Indonesia Lewat Bisnis Fesyen Sebagai Usaha Berkelanjutan

Meskipun jumlah anggota legislatif terpilih di DKI hanya 106 orang, namun sisa pin emasnya nanti akan disimpan sebagai cadangan bila ada anggota yang mengalami Pergantian Antar Waktu (PAW).

Sementara itu, sebanyak tujuh caleg terpilih dari PSI menolak menggunakan pin emas karena alasan pemborosan.

Lalu, mereka berencana mengganti pin emas tersebut berbahan kuningan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved