Pria Misterius Jalan Kaki Bawa Bayi ke RSUD Depok, Lalu Menghilang Hingga Sang Bayi Meninggal

Tak Ada Biaya Jadi Alasan Orangtua Titipkan Anaknya di RSUD Depok Hingga Meninggal. Polisi masih melakukan penyeleidikan apakah ada unsur pidana.

Pria Misterius Jalan Kaki Bawa Bayi ke RSUD Depok, Lalu Menghilang Hingga Sang Bayi Meninggal
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Kapolresta Depok AKBP Aziz Andriansyah 

Wartakotalive.com - Kasus bayi meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok masih dalam penyelidikan Polres Depok.

AKBP Aziz Andriansyah selaku Kapolresta Depok mengatakan, bayi tersebut dititipkan di rumah sakit, namun tak lama dititipkan, bayi tersebut meninggal dunia.

"Yang jadi permasalahan, setelah itu orang yang mengantarkan (bayi ke RS) enggak ikut merawat, ditinggal pulang," tutur Azis kepada wartawan di Polres Depok, Kamis (22/8/2019) malam.

Azis mengatakan, kondisi bayi tersebut dari awal memang lemah lantaran lahir prematur pada usia kehamilan 5 bulan.

"Ketika ditangani ternyata situasi sudah kritis tetapi memang pihak rumah sakit sulit menghubungi orangtuanya sulit. Saat orang uanya sudah ketemu, kondisi (bayinya) sudah tidak ada (meninggal)" kata Azis.

Terkait status pria misterius yang mengantarkan sang bayi ke rumah sakit, apakah  orangtua bayi tersebut atau bukan, Azis mengaku pihaknya masih terus menggali informasi.

"Kami harus pastikan betul dari keterangan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Sejauh ini dia mengakui sebagai orangtuanya tapi kami masih harus kroscek dengan saksi-saksi yang lain," tutur Azis.

Alasan ekonomi, dikatakan Azis, menjadi alasan orangtua sang bayi meninggalkan buah hatinya di rumah sakit tanpa menemaninya selama proses perawatan.

"Karena enggak punya biaya jadi dititiplan di RS, mungkin dia pergi karena enggak punya biaya karena saat mengantarkan ke RS aja yang bersangkutan jalan kaki," ujar Azis.

Saat malam kejadian, Azis mengatakan pihaknya telah memeriksa keterangan lima orang saksi.

Namun hal tersebut dirasa masih kurang sehingga polisi memanggil 10 orang lagi untuk dimintai keterangan.

"Dari 10 orang yang dipanggil itu baru beberapa yang hadir, sisanya belum bisa hadir karena tugas," papar Azis.

Hingga kini, polisi masih belum menentukan kasus tersebut masuk ke dalam tindakan kriminal atau tidak lantaran masih terus mendalami.

Sebelumnya, seorang laki-laki membawa bayi berjenis kelamin laki-laki ke RSUD Depok lantaran sakit, namun tak lama kemudian meninggalkan bayi tersebut hingga meninggal.

Saat berusaha dihubungi melalui telepon dan alamat yang ditulisnya di buku nama, pihak rumah sakit tak bisa menemui orang tersebut lantaran nomor telepon yang tercantum tak bisa dihubungi dan alamatnya pun fiktif.

Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Mirmo Saptono
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved