Pelayanan Publik

Pemkab Bogor Data Ulang Warga di 273 Desa Jelang Pilkades

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan pendataan ulang sebanyak 2 jutaan Daftar Penduduk Potensi Pemilih (D4) untuk 273 desa.

Pemkab Bogor Data Ulang Warga di 273 Desa Jelang Pilkades
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ilustrasi. Massa meminta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dilakukan pemilihan ulang. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan pendataan ulang sebanyak 2 jutaan Daftar Penduduk Potensi Pemilih (D4) untuk 273 desa menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2019 pada November mendatang.

Kasi Aparatur Pembangunan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, M Jamaludin mengatakan, pendataan ulang DP4 tersebut akan di lakukan dalam waktu 14 hari kerja ke depan dan berlaku sejak Sabtu (24/8) besok.

“Pemutakhiran data DP4 itu ada aturannya jelas dalam peraturan bupati. Pendataan ulang baru mulai besok sampai 14 hari kerja,” kata M Jamaludin katanya di Cibinong, Jumat (23/8).

Menurutnya, saat ini Pemkab sudah memberikan data yang sudah ada dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Diskdukcapil) Kabupaten Bogor kepada masing-masing desa.

Selanjutnya, tinggal di lakukan pendataan ulang bagi setiap RT di 273 desa yang akan melangsungkan Pilkades pada November 2019 mendatang.

"Data sudah di pegang masing-masing RT di dampingi Pak RW. Sudah ada tinggal di data ulang lagi,” katanya.

Dikatakannya, Pemkab Bogor memandang sangat perlu melakukan pendataan. Karena untuk memastikan jumlah suara yang ada di desa. Memvalidasi para pemilih sehingga dapat menggunakan hak pilihnya pada pilkades serentak nanti.

Sementara bagi para pendatang baru, mereka bisa ikut serta menggunakan hak pilihnya apa bila sudah tinggal seminimal-minimalnya enam bulan di desa tersebut. “Jadi minimal mereka sudah harus berada di desa itu di bawah bulan maret kemarin,” ujarnya.

Dia manambahkan, sistem pemilihan nanti, para pemilih akan mendapatkan pendampingan dari RT setempat untuk kemudian di validasi sesuai Kartu Keluraga yang di miliki pemilih.

“Nanti di cross check dulu. Makanya nanti ada pendampingan bagi pemilih dari RT,” ujarnya.

Penulis: Adi Kurniawan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved