Milad ke-21 Front Pembela Islam, Anies Baswedan: Kami Merasakan Sekali Manfaat dan Kehadiran FPI

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan Front Pembela Islam (FPI) menghadirkan banyak manfaat di ibu kota.

Milad ke-21 Front Pembela Islam, Anies Baswedan: Kami Merasakan Sekali Manfaat dan Kehadiran FPI
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan pemasangan signane dan wayfinding di Halte Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). 

Masa berlaku SKT FPI habis sejak 20 Juni 2019 lalu. Pihak Kemendagri menyatakan ada sejumlah syarat administratif yang belum dipenuhi oleh FPI.

Diberitakan Kompas.com sebelumnya, Presiden Jokowi membuka kemungkinan pemerintah tak memperpanjang izin FPI sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas).

Lokasi Ibu Kota Pengganti Jakarta Bukan Samarinda Atau Balikpapan, tapi di Sini

Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi dalam wawancaranya dengan Associated Press (AP), Jumat (27/7/2019), yang dipublikasikan pada Sabtu (27/7/2019).

Izin ormas FPI terdaftar dalam SKT 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014.

 Hari Ini Jokowi Teken Keppres Amnesti Baiq Nuril

Ada pun masa berlaku SKT FPI sejak 20 Juni 2014 sampai 20 Juni 2019.

"Ya, tentu saja, sangat mungkin."

"Jika pemerintah meninjau dari sudut pandang keamanan dan ideologis menunjukkan bahwa mereka tidak sejalan dengan negara," kata Jokowi.

 LIVE STREAMING Indonesia Vs Singapura: Bima Sakti Minta Garuda Muda Jangan Cepat Puas

Jokowi mengatakan, pada dasarnya pemerintah akan bekerja sama dengan kelompok-kelompok Islam, selama pandangan mereka tidak melanggar ideologi negara.

"Jika sebuah organisasi membahayakan negara dalam ideologinya, saya tidak akan berkompromi," tegasnya.

Dalam wawancara tersebut, Jokowi ingin Indonesia dikenal sebagai negara yang moderat.

 Jadi Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak Masuk Partai Gerindra

Halaman
1234
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved