Liliyana Natsir Berharap Minions Belajar dari Kegagalan di Swiss Agar Maksimal di Olimpiade 2020

Legenda bulu tangkis Indonesia Liliyana Natsir berharap andalan Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo belajar dari kekalahan.

Liliyana Natsir Berharap Minions Belajar dari Kegagalan di Swiss Agar Maksimal di Olimpiade 2020
Warta Kota/Gopis Simatupang
Liliyana Natsir berharap Minions belajar dari penampilan buruk di Kejuaraan Dunia 2019 agar maksimal di Olimpiade Tokyo 2020. 

Legenda bulu tangkis Indonesia yang belum lama pensiun, Liliyana Natsir, berharap andalan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo belajar dari hasil buruk di Kejuaraan Dunia BWF di Swiss agar lebih mempersiapkan diri jelang Olimpiade Tokyo 2020.

Seperti diketahui, Marcus/Kevin secara mengejutkan tersingkir di laga perdana setelah dikalahkan pasangan Korea Selatan, Choi Solgyu/Seo Seung Jae, Rabu (21/8/2019) lalu.

Padahal, pasangan yang dijuluki duet Minions itu merupakan unggulan pertama.

Ganda Putra Peringkat 1 Dunia Marcus/Kevin Disingkirkan Ganda Peringkat 23 Dunia Asal Korea Selatan

Tak hanya itu, sebelum Kejuaraan Dunia di Swiss, Marcus/Kevin juga dalam tren bagus setelah berjaya dalam kejuaraan super series sepanjang 2019, sehingga diprediksi akan melaju mulus hingga partai puncak.

Akan tetapi, kenyataan berkata lain.

Minions yang kini peringkat satu dunia gugur di laga pertama mereka dari ganda peringkat 23 dunia dari Korea Selatan.

"Ya, saya rasa di setiap turnamen sangat mungkin terjadi hal-hal seperti ini. Yang penting Kevin/Gideon belajar dari pengalaman kenapa di kejuaraan penting seperti kejuaraan dunia ini bisa tidak berhasil," ujar Liliyana kepada Warta Kota, saat menghadiri konferensi pers Tiket.com Kudus Relay Marathon (TKRM) 2019 di Alun-alun Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019).

Sempat Kalah di Gim Pertama, Marcus/Kevin Bangkit dan Lolos ke Perempat Thailand Open 2019

Butet, sapaan akrab Liliyana, meminta juniornya itu tak larut dalam kekecewaan, karena event akbar Olimpiade 2020 telah menanti di depan.

"Apa yang harus mereka lakukan, apa yang harus mereka introspeksi, evaluasi, karena masih ada waktu kurang lebih setahun sebelum Olimpiade untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi," kata Butet.

Tak hanya kepada Marcus/Kevin, Butet secara umum meminta para atlet bulutangkis Indonesia untuk konsisten di tiap kejuaraan, bukan hanya di turnamen tertentu.

"Mereka harus belajar dari pengalaman itu bahwa enggak selalu kita bagus di super series, di kejuaraan penting ini kita bisa dapet. Dibutuhkan mental, keinginannya jangan terlalu berlebihan," ucap mantan pasangan Tontowi Achmad itu.

Jadwal Semifinal Kejuaraan Dunia, Ada All Indonesian Ganda Putra, Greysia/Apriyani Lawan Peringkat 1

"Harus rileks dan enjoy, anggap seperti pertandingan biasa. Buktinya super series mereka bisa juara," bilangnya.

Butet yang merupakan jebolan PB Djarum, mengatakan bahwa para atlet masih punya waktu untuk mempersiapkan diri jelang Olimpiade.

"Mudah-mudahan tradisi emas Olimpiade tetap terjaga," harap Butet.

Penulis: Gopis Simatupang
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved