Musik

Ketika Buku Bersinggungan dengan Musik dan Seni Rupa, Semuanya Dihadirkan di MocoSik Festival #3

Buku menginspirasi banyak karya, diantaranya film dan musik. Ketiganya digabungkan menjadi satu dalam sebuah festival bernama 'MocoSik'.

Ketika Buku Bersinggungan dengan Musik dan Seni Rupa, Semuanya Dihadirkan di MocoSik Festival #3
Dokumentasi MocoSik Festival #3
Anas Syahrul Alimi, founder MocoSik Festival, bersama co-founder Bakkar Wibowo dan Direktur Program MocoSik Irwan Bajang, serta Santiaji, Senior Vice President Strategic Stakeholder Management, disela pembukaan festival buku dan musik yang digelar untuk ketiga kalinya di Jogja Expo Center, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Jumat (23/8/2019). 

Penyelenggaraan Pameran Buku dan Pertunjukkan Musik MocoSik #3 dimulai di Jogja Expo Center, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, DI Yogyakarta, Jumat (23/8/2019).

MocoSik #3 yang berlangsung hingga Minggu (25/8/2019) tidak hanya bicara kelindan antara buku dan musik. Tetapi, juga kaitan buku dengan film, serta buku dengan seni rupa.

Obrolan MocoSik di hari pertama, Jumat sore, mengundang Zen RS, penulis novel Jalan Lain Ke Tulehu, yang kisahnya diangkat ke film oleh sutradara Angga Dwimas Sasongko berjudul Cahaya Dari Timur.

Anas Syahrul Alimi, founder MocoSik Festival, bersama co-founder Bakkar Wibowo dan Direktur Program MocoSik Irwan Bajang, serta Santiaji, Senior Vice President Strategic Stakeholder Management, disela pembukaan festival buku dan musik yang digelar untuk ketiga kalinya di Jogja Expo Center, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Jumat (23/8/2019).
Anas Syahrul Alimi, founder MocoSik Festival, bersama co-founder Bakkar Wibowo dan Direktur Program MocoSik Irwan Bajang, serta Santiaji, Senior Vice President Strategic Stakeholder Management, disela pembukaan festival buku dan musik yang digelar untuk ketiga kalinya di Jogja Expo Center, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Jumat (23/8/2019). (Dokumentasi MocoSik Festival #3)

Hadir pula Ody Mulya Hidayat yang sukses memproduseri film remaja Dilan 1990 (2018) dan Dilan 1991 (2019), serta FX Rudy Gunawan yang dikenal sebagai penulis skenario film Terima Kasih Emak, Terima Kasih Abah.

Mereka berbincang antara film dan buku dalam diskusi bertajuk 'Terima Kasih Emak, Terima Kasih Emak: Cerita Sinema, Kisah Buku' yang dipandu pemain film Annisa Hertami.

Seni rupa juga tidak ketinggalan menjadi topik obrolan MocoSik #3 kali ini.

Hanya di MocoSik Festival, Tiket Nonton Pertunjukan Konser Musik Cukup dengan Membeli Buku

MocoSik Festival, Saat Buku Maupun Musik Mampu Berbagi Dalam Panggung dan Waktu yang Sama

Buldanul Khuri dari Penerbit Bentang dan Dodo Hartoko dari Penerbit Buku Baik, dua legendaris dunia penerbitan Yogyakarta ini, memandu diskusi bertajuk 'Buku dan Seni Rupa'.

Para perupa yang diajak berbincang antara lain Ugo Untoro, Ong Hari Wahyu, Samuel Indratma dan Jumaldi Alfi.

Mereka akan membicarakan, salah satunya tentang sampul buku sekaligus ruang pamer seni rupa.

Anas Syahrul Alimi, founder MocoSik Festival, bersama co-founder Bakkar Wibowo dan Direktur Program MocoSik Irwan Bajang, serta Santiaji, Senior Vice President Strategic Stakeholder Management, disela pembukaan festival buku dan musik yang digelar untuk ketiga kalinya di Jogja Expo Center, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Jumat (23/8/2019).
Anas Syahrul Alimi, founder MocoSik Festival, bersama co-founder Bakkar Wibowo dan Direktur Program MocoSik Irwan Bajang, serta Santiaji, Senior Vice President Strategic Stakeholder Management, disela pembukaan festival buku dan musik yang digelar untuk ketiga kalinya di Jogja Expo Center, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Jumat (23/8/2019). (Dokumentasi MocoSik Festival #3)

Masih ada lagi yang baru dari penyelenggaraan MocoSik #3.

Halaman
123
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved