Air Bersih

Air Tercemar Cacing, Wali Kota Tangerang Perintahkan PDAM Audit Mitra Swasta

Arief menganggap PT BHJ tidak profesional dan tidak bertanggung jawab menjaga kualitas air bersih kepada pelanggannya.

Air Tercemar Cacing, Wali Kota Tangerang Perintahkan PDAM Audit Mitra Swasta
Warta Kota/Andika Panduwinata
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah beserta rombongan pejabat Pemkot Tangerang melakukan inspeksi mendadak ke PT Bintang Hytien Jaya (BHJ) di Jalan H. Sontong No. 17, Kelurahan Sudimara Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Jumat (23/8/2019). BHJ merupakan mitra PDAM Tirta Benteng sebagai penyedia air bersih. 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah melakukan inspeksi mendadak ke kantor PT Bintang Hytien Jaya (BHJ) di Jalan H Sontong 17, Sudimara, Tangerang, Jumat (23/8/2019).

BHJ merupakan perusahaan mitra dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Benteng Kota Tangerang.

Perusahaan swasta itu bertanggung jawab terhadap penyediaan air bersih di tiga wilayah perumahan, yaitu Buana Gardenia, Pepabri, dan Kunciran Mas Permai.

Namun, Arief mendapatkan laporan dari masyarakat, air yang disalurkan oleh BHJ tercemar cacing. 

Tangerang Dilanda Kekeringan Kualitas Pelayanan Air Bersih Buruk dan Berbau

"Standar air normalnya bagaimana, kok bisa sampai ada cacingnya begitu?," tanya Arief kepada pegawai yang mendampingi proses peninjauan.

Arief mengecek langsung kualitas air di dalam reservoir tank yang menjadi tempat penampungan air bersih yang telah diolah sebelum didistribusikan kepada pelanggan.

"Standar pergantian pasir berapa lama sih, kenapa baru mau diganti? Masa harus ditegur dulu sih baru diganti," ucap Arief yang tampak emosi.

Air Bersih Pasokan PDAM Tirta Benteng Kotor dan Banyak Cacingnya, Warga Perum Buana Gardenia Resah

Arief mengungkapkan kekecewaannya kepada jajaran  BHJ yang dinilai kurang profesional dan bertanggung jawab sebagai perpanjangan tangan PDAM Tirta Benteng dalam menyediakan air bersih bagi warga Kota Tangerang.

"PDAM harus audit secara keseluruhan. Kasihan warga kalau pelayanannya begini. Kalau sudah tidak sanggup memberi pelayanan yang baik lebih baik mundur," ujar Arief. 

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Ika Chandra Viyatakarti
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved