Petenis Cantik Ini Mengalami Kerugian Lebih dari Rp 800 Jjuta Akibat Penipuan

Eugenie Bouchard, petenis finalis Wimbledon tahun 2014, menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku adiknya.

Petenis Cantik Ini Mengalami Kerugian Lebih dari Rp 800 Jjuta Akibat Penipuan
Instagram/geniebouchard
Eugenie Bouchard 

Seorang penipu bernama Solomon Shlomo Azari berhasil menikmati kemewahan enilai 42.000 dolarAS, atau lebih dari Rp 897 juta.

Sifatnya yang tamak membuat pria berusia 24 tahun ini dibekuk oleh polisi.

Sebagaimana dilansir As, Azari mencatut nama adik petenis Eugenie Bouchard untuk menginap di South Beach Hotel yang terletak di Miami, Florida, Amerika Serikat.

Hotel itu memang langganan petisi putri asal Kanada tersebut, setiap dia berada Miami. Maka petenis ini memiliki rekening di hotel tersebut.

Modus yang dilakukan Azari adalah mengaku sebagai adik Bouchard kepada pihak hotel, saat dia membuka kamar di hotel tersebut. Pihak hotel lantas mencatatkan semua pengeluaran itu di rekening Bouchard.

Selama dua bulan Azari berfoya-foya di hotel tersebut tanpa ketahuan, sebab petenis peringkat 119 dunia ini sedang sibuk bertanding di berbgi turnamen.

Selama dua bulan itu, pria yang tak disebutkan asal-usulnya ini mnghabiskan isi mini bar di kamar, makan di restoran Habitat yang berada di hotel tersebut, dan memesan segala sesuatu yang enak.

Perbuatannya mulai ketahuan ketika pihak hotel menagih pengeluaran bulan Juli kepada Bochard, sebesar 42.000 dolar AS, atau sekitar Rp 587 juta.Finalis Wimbledon tahun 2014 ini tentu saja terkejut melihat tagihan yang membengkak itu.

Wajar jika Bouchard tidak mau membayarnya karena dia memang tak menginap di sana dalam kurun waktu itu. Dia berada di New York, mempersipkan diri untuk turnamen Amerika  Serikat Terbuka (US Open). Masalah ini lalu menjadi urusan polisi.

Pihak berwenang lantas mengambil foto Azari dan menunjukkannya kepada Bouchard. Tentu saja petnis ini tak mengenali pria yang mengaku sebagai adiknya itu. Bahkan, katanya, pria itu sama sekali tidak mirip adiknya, Will, yang namanya dicatut Azari.

Penampilan petenis itu dan si penipu memang sangat berbeda. Bouchard memiliki rambut pirang dan bentuk wajah yang langsing. Sedangkan Azari berambut hitam dengan pipi agak tembam.

Berdasarkan keterangan Bouchard ini, polisi lantas menangkap Azri. sebagaimana dilansir Fox, pada saat penangkapan polisi menemukan sekantong narkotika jenis kokain.

Pria yang ber-KTP Florida ini dikenai pasal berlapis, yakni kejahtan terorganisir, penipuan, pencurian identitas, dan pencurian besar.

Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved