Breaking News:

Pengeroyokan

KRONOLOGI Lengkap Aksi Pengeroyokan Anggota Serikat Pekerja JICT

Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal mengecam aksi pengeroyokan terhadap anggotanya yang diduga dilakukan oleh sekuriti organik.

Penulis: | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Dwi Rizki
Rio Wijaya, anggota Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) menunjukkan beberapa luka bekas penganiayaan yang diduga dilakukan oleh oknum sekuriti organik PT JICT. 

Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (JICT) mengecam aksi pengeroyokan terhadap anggotanya Rio Wijaya yang diduga dilakukan oleh oknum sekuriti organik PT JICT.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Serikat Pekerja (JICT), M Firmansyah meminta agar pihak Kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.

"Kami pekerja JICT mengecam serta mengutuk tindakan dua oknum sekuriti organik perusahaan yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anggota kami," ungkap Firman dalam siaran tertulis pada Rabu (21/8/2019).

Firman menuturkan bahwa awalnya Rio justru datang menanyakan perihal sekuriti yang merupakan karyawan organik JICT, Yaser Arafat, mencari dirinya.

"Rio datang ke pos sekuriti sekitar pukul 16.30 WIB, menanyakan perihal Yaser mencarinya. Tiba-tiba kami mendapat berita ada pengeroyokan kepada Rio yang dilakukan oknum sekuriti di dalam ruang pos jaga," tuturnya.

BREAKING NEWS: 5 Klarifikasi Ustaz Abdul Somad Terkait Video Viral yang Dilaporkan Polisi

Disebut Mirip Aura Kasih, Ini FOTO dan VIDEO 7 Fakta Istri Glenn Fredly yang Kerap Tampil Seksi

Tika Herli, Pembunuh Sadis Ibu-Anak dari Pagar Alam, Divonis Hukuman Mati, Ini Kisah Kekejamannya

Rio yang datang untuk konfirmasi katanya justru diduga dikeroyok oleh oknum sekuriti tersebut.

"Ruang pos jaga perusahaan seharusnya tidak dijadikan tempat pengeroyokan dan aksi premanisme terhadap pekerja sekaligus anggota SP JICT. Kami masih mencari tahu motif pengeroyokan terhadap anggota kami," imbuhnya.

Usai peristiwa pengeroyokan, Rio Wijaya yanv babak belur kemudian diantar beberapa orang anggota Serikat Pekerja JICT untuk melakukan visum.

Beberapa bagian tubuhnya terlihat lebam dan luka-luka.

Hamil Kedua, Tantri Kotak Terkena Virus Toksoplasma, Kenali Gejalanya Seperti Ini

"Kami ingin ini diusut tuntas. Beberapa kali intimidasi terhadap anggota kami baik itu penembakan, pemecahan kaca mobil dan ini yang paling vulgar. Kami akan kawal kasus ini sampai tuntas," ujar Firman. (dwi)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved